Sekarang yang membuat bangga dari penampilan timnas adalah kemenangan sampai masuk semifinal. Ada tiga pintu - dari sisi pemain- yang berperan. Kelompok pertama, pemain domestik yang bermainn di Liga 1. Kedua, pemain domestik yang bermain di liga luar negeri. Kelompok ketiga, pemain naturalisasi - atau sebagian menyebutnya pemain dispora karena diyakini mereka semua memiliki darah Indonesia.
Untuk menjadi industri sepak bola, mestinya pengembangan pemain kelompok satu dan dua yang harus digenjot. Ketergantungan kepada pemain naturalisasi tidak boleh ada.
Tidak mungkin setiap tahun menaturalisasi pemain untuk mempertahankan kekuatan timnas pada setiap lapis umur, untuk menggantikan pemain naturalisasi yang sudah melewati batas umur di tahun-tahun mendatang.
Bravo sepak bola Indonesia.