Kiper tersebut mengambil risiko besar beberapa saat kemudian dengan sentuhan keras dan hampir menendangnya menjauh sebelum Abraham dapat memanfaatkannya untuk Milan.
Matteo Gabbia melakukan tekel geser yang putus asa terhadap Dimarco di kotak penalti, kemudian Rafael Leao menggiring bola menjauh dari tiga pemain untuk memberikan umpan kepada Tijjani Reijnders, tembakan Milan yang terbelokkan membuat Sommer melakukan penyelamatan yang sulit.
Baca Juga: Ducati Juara Konstruktor MotoGP 2024, Jorge Martin Masih Pimpin Klasemen Kejuaraan
Terjadi kontroversi pada menit ke-65 ketika wasit memberikan penalti kepada Milan, tetapi setelah melihatnya lagi di monitor VAR, dipastikan bola mengenai bahu Lautaro Martinez dan bukan lengannya.
Maignan harus turun untuk melakukan penyelamatan terhadap tendangan voli Lautaro Martinez saat berbalik, kemudian Gabbia melakukan blok yang menentukan untuk memicu serangan balik cepat, yang kemudian ditepis Sommer dari tendangan sudut Leao.
Abraham lolos dari jebakan offside setelah menerima umpan Reijnders yang brilian, tetapi tendangannya melebar tipis dari tiang jauh.
Baca Juga: Perjuangan Sandy Walsh: 7 Tahun Mengejar Mimpi Bela Timnas Indonesia
Gabbia tampil sangat tangguh di lini pertahanan sepanjang pertandingan, tetapi ia juga bangkit di sisi lain lapangan, melompat di belakang Davide Frattesi untuk menyundul tendangan bebas Reijnders ke sudut atas gawang dan memberi Milan kemenangan yang sangat dibutuhkan.
Matteo Darmian memiliki sundulan yang relatif bebas saat menerima umpan silang Dimarco. Tapi sundulannya melambung di atas mistar gawang pada menit-menit akhir.
Noah Okafor secara luar biasa melepaskan tendangan yang melambung di atas gawang kosong pada tendangan terakhir pertandingan. Ini adalah kemenangan derby pertama mereka sejak September 2022.