Catatan Olimpiade Paris 2024: Terima Kasih Veddriq, Panjat Tebing, Kalbar

Suryansyah, Sportlink News
- Kamis, 8 Agustus 2024 | 19:43 WIB
Veddriq Leonardo menyumbang medali emas pertama Indonesia di Olimpiade Paris 2024. (noc indonesia)
Veddriq Leonardo menyumbang medali emas pertama Indonesia di Olimpiade Paris 2024. (noc indonesia)


  • M. Nigara
    Wartawan Olahraga Senior

SportlinkNews - Alhamdulillah, terima kasih Veddriq Leonardo, terima kasih panjat tebing, terima kasih Kalimantan Barat. Akhirnya Kontingen Indonesia meraih medali emas lewat Cabang Olahraga Panjat Tebing di nomer Speed putra.

Pemuda berbintang Pices, kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat, 11 Maret 1997 itu menumbangkan lawannya dari China, Wu Peng dengan waktu 4,75 detik. Dalam babak pendahuluan waktu Veddriq sempat lebih baik.

Dimainkan di Le Bourget Climbing Venue, Paris, Kamis (8/8/2024) sore WIB, Veddriq di semifinal mengalahkan Reza Alipour. Sementara, Wu Peng mengalahkan Sam Watson dari Amerika Serikat.

Baca Juga: Klasemen Medali Olimpiade Paris 2024: Veddriq Raih Emas, Indonesia Menyodok ke Posisi 46, tapi Masih Kalah dari Filipina

Posisi Indonesia yang sudah beberapa hari berada di posisi 72 klasemen medali, melonjak ke-46.

Keberhasilan ini seperti sekumpulan pengembara yang menemukan oase di perjalanan yang gersang.

Kegembiraan tidak hanya terjadi Paris, jauh di kota Pontianak, keluarga Vaddriq dan kampus Tanjungpura tempat ia menimba ilmu, sontak 'meledak'. Ucapan syukur ke hadirat Allah, tawa dan kegembiraan menggema.

Baca Juga: Hasil Olimpiade Paris 2024: Medali Emas Veddriq Bikin Indonesia Menangis, Begini Kata Ibunda Rosita

Dan, keberhasilan ini juga bukan akhir dari upaya kontingen Indonesia untuk meraih tambahan medali lagi. Masih ada Rizki Juniansyah, atlet angkat besi di nomor 73 kg.

Rizki akan mengulang drama panjat tebing, bertarung dengan wakil China. Shi Zhiyong adalah salah satu lawan terberat di nomor ini.

Kita berharap Rizki mampu mengatasinya sekaligus menambah medali emas dari cabor langganan medali ini.

Baca Juga: Latihan Tidak Selalu Menghasilkan Kesempurnaan, Itulah Mengapa Anda Tidak Ikut Olimpiade

Meski demikian ajakan Menpora Dito Ariotedjo untuk segera melakukan evaluasi, perlu disambut oleh semua pihak.

Kita perlu duduk bareng untuk mencari dan menemukan masalah utama mengapa capaian tidak sesuai harapan.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pacar Haaland Kejutkan Penggemar

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:43 WIB

Penampakan Pembawa Keberuntungan Timnas Inggris

Minggu, 12 Juli 2026 | 07:17 WIB

Prancis yang Menang, London Bergejolak

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:19 WIB
X