5 Langkah Menuju Latihan Sempurna: Alasan Rutinitas Anda Mungkin Merusak Persendian

Suryansyah, Sportlink News
- Minggu, 17 Mei 2026 | 10:26 WIB
Pemanasan: Lindungi persendian Anda sebelum Anda memaksakannya.
Pemanasan: Lindungi persendian Anda sebelum Anda memaksakannya.

Ia menjelaskan bahwa pemanasan yang tepat meningkatkan sirkulasi darah, meningkatkan mobilitas sendi, dan mempersiapkan otot untuk menangani beban fisik dengan aman.

“Melewatkan pemanasan dapat menyebabkan ketegangan otot, impaksi bahu, nyeri lutut, masalah punggung bawah, dan bahkan cedera ligamen seiring waktu,” kata Dr. Patel. “Demikian pula, menghindari peregangan setelah berolahraga membuat otot menjadi tegang dan kaku, yang memengaruhi postur dan pemulihan.”

Apakah latihan para influencer mengabaikan ilmu kebugaran?

“Media sosial telah membuat kebugaran lebih visual daripada fungsional,” kata Dr. Patel. “Orang-orang mengejar latihan estetika atau rutinitas viral tanpa memahami mekanika gerakan atau keselarasan tubuh.”

Baca Juga: KONI Dorong Indonesia Jadi Sport Nation Menuju Olimpiade 2044

Ia menjelaskan bahwa latihan dasar seperti squat, deadlift, row, dan press tetap menjadi yang paling efektif karena melatih beberapa kelompok otot secara bersamaan sambil meningkatkan koordinasi, keseimbangan, dan stabilitas sendi. Namun, ia menekankan bahwa latihan ini harus dilakukan dengan bentuk yang tepat dan peningkatan bertahap.

“Latihan gabungan hanya berharga jika tekniknya benar,” jelas Dr. Patel. “Pola pikir ‘tidak ada rasa sakit, tidak ada hasil’ sering mendorong orang untuk mengabaikan tanda-tanda peringatan dini dari tubuh, dan di situlah cedera dimulai.”

Mengapa kekuatan inti penting di luar sekadar otot perut
Dr. Patel juga menunjukkan bahwa latihan inti banyak disalahpahami dalam budaya kebugaran modern.

Baca Juga: Gol Tumit Semenyo Persembahkan Man City Juara Piala FA

“Inti yang kuat bukan hanya tentang otot perut yang terlihat,” katanya. “Ini adalah sistem pendukung alami tubuh untuk tulang belakang.”

Menurutnya, otot inti yang lemah adalah salah satu penyebab utama nyeri punggung bawah kronis, postur tubuh yang buruk, dan ketidakstabilan gerakan.

Banyak latihan yang menarik perhatian hanya berfokus pada latihan yang berorientasi pada penampilan dan mengabaikan dukungan tulang belakang, pemulihan, dan kualitas gerakan,” kata Dr. Patel.

Baca Juga: Juventus Vs Fiorentina: Proses yang Rumit Menuju Liga Champions

“Ilmu kebugaran selalu memprioritaskan keberlanjutan daripada jalan pintas.”

Seperti apa sebenarnya latihan yang seimbang?
“Dari perspektif ortopedi, latihan ideal harus mencakup empat pilar: mobilitas, kekuatan, kebugaran kardiovaskular, dan pemulihan,” kata Dr. Patel.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: Indianexpress.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Latihan Sprint Untuk Petinju, Begini Anjurannya

Selasa, 7 April 2026 | 09:50 WIB
X