Namun, beberapa produsen memilih sel kantong, membandingkan selubung kecil, yang menunjukkan kepadatan daya dan energi tertinggi pada tingkat sel. Jenis terakhir, sel prismatik, berbentuk balok persegi panjang, meskipun kehadirannya dalam aplikasi otomotif jarang terjadi.
Terlepas dari geometrinya, sel-sel ini saling berhubungan dalam modul, yang kemudian digabungkan untuk membentuk baterai lengkap. Misalnya, Tesla Model S terdiri dari 16 modul, masing-masing menampung 444 sel. Modul-modul tersebut dihubungkan secara seri, menghasilkan baterai yang mencakup 7.104 sel dan berkapasitas hampir 90 kilowatt-jam (KWh). Konfigurasi koneksi seri dan paralel yang berbeda di berbagai baterai menentukan voltase dan kapasitas.
Komponen baterai lainnya mempunyai arti yang sangat penting. Pertama, sistem pendingin berperan penting dalam menjaga kondisi suhu optimal untuk pengoperasian baterai.
Meskipun mobil jalan raya biasanya mengandalkan campuran air dan glikol, baterai berperforma tinggi mungkin menggunakan perendaman dalam minyak dielektrik untuk mengurangi bobot. Baterai yang terlalu panas menyebabkan ketidakefisienan dan berisiko kehilangan panas, sehingga berpotensi menimbulkan kebakaran.
Terakhir, kita menemukan sistem manajemen baterai (BMS), perpaduan rumit antara elektronik dan perangkat lunak. Sistem canggih ini mengumpulkan data dari setiap sel, memastikan tegangan, muatan, dan keseimbangan suhu di antara sel-sel tersebut.
Selain itu, ia memantau aspek-aspek penting keselamatan. Perangkat lunak ini kemudian menyampaikan informasi mengenai status pengisian daya dan kesehatan ke sistem distribusi energi, yang menentukan jalur konduksi listrik di dalam baterai.
Intinya, meskipun baterai litium-ion yang memberi daya pada senter Anda memiliki kesamaan dengan baterai pada mobil F1, baterai ini merupakan contoh sederhana dari perangkat penyimpanan energi yang sangat rumit dan dapat dikembangkan.
Artikel Terkait
Dikartu Merah, Xavi Hernandez Kecam Wasit
Daftar Lengkap Tim Thomas Cup 2024: Indonesia Mengejar Status Negara Tersukses di Dunia
Ini Skuad Piala Thomas dan Uber Indonesia
Momen Bersejarah Formula 1 di Sirkuit Shanghai, dari Michael Schumacher hingga Lewis Hamilton
Tangerang Hawks Diperkuat Morakinyo Williams, Jawara Top Rebounds IBL Musim 2023