SportlinkNews - Formula 1 menyambut masuknya Sirkuit Internasional Shanghai sebagai tuan rumah Grand Prix Cina (GP Cina) setelah vakum sejak 2019.
Sirkuit Shanghai memulai debut Formula 1 pada tahun 2004. Sirkuit kebanggaan masyarakat Cina ini memiliki panjang 5.451meter(5,4km) dengan 16 tikungan.
Sirkuit ini dibangun oleh pemerintah distrik Shanghai selama 18 bulan dan menghabiskan biaya US$450 juta (sekitar Rp7,3 triliun).
Baca Juga: Data dan Fakta Grand Prix Formula 1 di Sirkuit Suzuka Jepang
Menandai kembalinya Sirkuit Shanghai dalam kalendar F1 musim ini, berikut ini beberapa momentum berkesan dalam gelaran balap F1 di Cina.
2005: Schumacher Mengalami Kecelakaan Sebelum Balapan
Juara dunia tujuh kali Michael Schumacher belum menampakan performa tangguhnya di Shanghai meski sudah dua kali membalap di sirkuit ini. Penampilannya jauh di bawah ekspektasi.
Baca Juga: Tim Mercedes Formula 1 Hasilkan Omzet Melebihi 500 Juta Euro
Setelah tersingkir dari kualifikasi dan gagal mencetak satu poin pun pada balapan tahun 2004, pembalap Ferrari itu menghadapi masalah yang lebih besar.
Pada tahun 2005 Schumacher terlibat dalam bentrokan aneh dengan Christijan Albers dari Minardi dalam perjalanan ke grid.
Schumacher perlahan-lahan berjalan dari Tikungan 4 ke Tikungan 5 ketika ia bergerak melintasi trek dan memasuki jalur Albers yang mendekat dengan cepat.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Dibalik Kualifikasi Formula 1 GP Jepang di Suzuka
Kecelakaan tidak bisa dihindari dan menyebabkan berbagai kerusakan pada kedua mobil dan memaksa mereka untuk mengambil suku cadang.
Keadaan berubah lebih buruk bagi Schumacher selama balapan. Steward menegur Schumacher atas tindakannya masuk ke gravel di belakang Safety Car.
Artikel Terkait
Apa Kata Ryan Garcia yang Menyebabkan Devin Haney Mendorongnya
IndyCar Kenalkan Aeroscreen Baru untuk Perlindungan dan Kenyamanan Pembalap
Atletico Dapat Keuntungan dari Tersingkirnya Barcelona dengan Jaminan Uang Tunai Rp853 Miliar
Dikartu Merah, Xavi Hernandez Kecam Wasit