SportlinkNews - Pengkondisian Hipotermik menggabungkan babat IRTM (3-in-1) untuk manfaat inframerah dekat, menengah, dan jauh.
Ini menenangkan, memanaskan dan meningkatkan suhu inti tubuh dengan kehangatan mendalam yang disebut resonansi yang dapat menjaga metabolisme Anda tetap tinggi selama 4-12 jam setelah sesi Anda.
Studi ilmiah membuktikan bahwa pengkondisian hipertermik dapat menawarkan berbagai manfaat kesehatan.
Baca Juga: Menerapkan Teknologi Dalam Latihan Bola Voli
Menurut penelitian yang dilakukan oleh University of British Columbia, penggunaan terapi cahaya inframerah dapat membantu meringankan rasa sakit, stres, dan kelelahan yang umum serta berkontribusi pada program pengobatan penyakit kronis.
Selain itu, terdapat beberapa indikasi bahwa panas inframerah dapat digunakan untuk mengobati sindrom kelelahan kronis.
Pengondisian hipertermik berfungsi untuk mengembangkan kekuatan otot dan mengencangkan otot saat Anda membakar kalori. Banyak pengguna tidak percaya bahwa hasil ini dapat dicapai tanpa gerakan tubuh.
Baca Juga: Sport Science Melacak Perubahan Hormonal Atlet Wanita Terkait dengan Menstruasi
Namun, para ilmuwan menjelaskan bahwa berkeringat adalah bagian dari proses termoregulasi tubuh yang kompleks yang melibatkan peningkatan signifikan pada curah jantung (volume sekuncup dan volume plasma), detak jantung, dan laju metabolisme.
Saat pengguna Cocoon menjalani sesi panas tinggi, panas dari udara sekitar di dalam kabinet diserap tubuh sehingga menyebabkan suhu tubuh meningkat. Tubuh secara otomatis memodulasi peningkatan suhu inti melalui proses yang disebut “termogenesis”.
Proses ini – yang pada akhirnya mendinginkan tubuh melalui penguapan keringat – memakan waktu sekitar 586 Kkal per gram air yang hilang melalui keringat. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang dengan suhu sedang dapat dengan mudah mengeluarkan 500 gram keringat dalam satu sesi.
Baca Juga: Heinz dan Kappa Berkolaborasi Untuk Perlengkapan 'Football Foodie' Terbaik
Seseorang yang berada dalam kondisi panas tinggi dapat mengeluarkan keringat hingga 600 kalori selama satu sesi tanpa efek samping. Hampir seluruh kalori yang terbakar dikeluarkan sebagai panas melalui kulit.
Sekitar 75% kalori yang terbakar selama latihan fisik tradisional – seperti lari dan bersepeda – hilang melalui kulit sebagai panas melalui keringat.
Artikel Terkait
Cina Kalah Tapi Melaju ke Fase 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Jepang Catat rekor Sempurna 100 Persen Tanpa Kebobolan, Suriah Dibantai 5-0
Thailand Gagal Ke Babak 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kemenangan Atas Singapura Terasa Pahit
Timnas Indonesia Wakil Tunggal Asia Tenggara, Erick Thohir Ingatkan Jangan Puas Diri
Irak Tak Tersentuh, Vietnam Dihajar 3-1