Fardhan Jaga Asa Indonesia, Melaju ke Final Badminton Asia Junior Championships 2026

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:06 WIB
Tunggal putra Indonesia Fardhan Rainanda Joe, menjaga asa juara untuk skuad Merah Putih di Kejuaraan Asia Junior 2026 (Individu) usai sukses melangkah ke final.
Tunggal putra Indonesia Fardhan Rainanda Joe, menjaga asa juara untuk skuad Merah Putih di Kejuaraan Asia Junior 2026 (Individu) usai sukses melangkah ke final.

SportlinkNews - Indonesia memastikan memiliki satu wakil pada partai puncak Kejuaraan Asia Junior 2026 (Individu).

Tiket final itu dipersembahkan tunggal putra Fardhan Rainanda Joe setelah melewati pertarungan sengit melawan unggulan ketujuh asal China, Luo Yu Jing, di babak semifinal, Sabtu, 4 Juli 2026, di Yatsushiro, Kumamoto, Jepang.

Fardhan harus mengerahkan kemampuan terbaiknya sebelum mengamankan kemenangan 21-16, 15-21, 23-21 dalam duel tiga gim yang berlangsung ketat.

Baca Juga: Minim Menit Bermain di Piala Dunia 2026, Carlo Ancelotti Sebut Neymar Tidak Senang

Hasil tersebut sekaligus membuka peluang Indonesia membawa pulang gelar dari kejuaraan kelompok usia paling bergengsi di Asia.

Kemenangan itu juga menjadi ajang revans manis bagi Fardhan. Pasalnya, ia pernah takluk dari Luo Yu Jing pada Asian Youth Games 2025.

"Pertandingan hari ini menguras energi karena poinnya juga ketat dan lawan juga tidak mau kalah," kata Fardhan usai laga.

Baca Juga: Tolak Label Jago Kandang. Sumardji Tegaskan Timnas Indonesia Sudah Berbeda

Ia mengakui sempat merasakan tekanan karena memiliki catatan kurang baik saat bertemu lawannya. Namun, arahan tim pelatih untuk bermain lepas menjadi salah satu faktor yang membantunya membalikkan keadaan.

"Tekanan pasti ada karena di Asian Youth Games 2025 saya kalah dari dia. Jadi, motivasi saya hari ini adalah membalas kekalahan itu. Pelatih juga meyakinkan saya untuk bermain nothing to lose karena tidak ada yang tidak mungkin," imbuhnya.

Fardhan juga mengungkapkan kendala yang dihadapinya pada gim kedua ketika kondisi lapangan menjadi licin sehingga mengganggu pergerakannya.

Baca Juga: Kejurnas BMX Racing 2026 Jadi Ajang Cetak Talenta Baru Indonesia

"Di game kedua lapangan cukup licin, jadi gerakan saya agak terkendala," ucapnya.

Meski demikian, pebulu tangkis muda Indonesia itu mampu bangkit pada gim penentuan. Ia menyebut ketenangan mental dan dukungan rekan-rekan setim menjadi kunci keberhasilannya mengamankan poin-poin krusial.

"Di akhir game, pikiran, mental, dan dukungan dari rekan-rekan tim menjadi kunci kemenangan saya," tuturnya.

Baca Juga: Persib Bandung Resmi Kontrak Ragnar Oratmangoen Tiga Tahun

Pada partai final, Fardhan kembali menghadapi tantangan berat. Ia akan berjumpa wakil China, Hong Tian Yue, yang lolos usai menundukkan kompatriotnya, Ji Ning Xu, melalui pertarungan tiga gim 20-22, 22-20, 21-15.

Menghadapi laga perebutan gelar, Fardhan menegaskan akan mempersiapkan diri lebih matang. 

"Untuk final saya harus menyiapkan mental dan pikiran lagi karena lawan juga sudah tahu permainan saya," ujarnya. "Untuk masyarakat Indonesia, tetap dukung saya terus di final nanti sampai saya jadi juara."

Baca Juga: Resmi Berpisah, Jan Olde Akhiri Empat Musim Bersama Dewa United

Sementara itu, gelar sektor tunggal putri dipastikan menjadi milik China setelah menghadirkan final sesama negara.

Hal serupa terjadi di nomor ganda putri yang dikuasai Jepang serta ganda putra yang menjadi milik Chinese Taipei, sedangkan final ganda campuran mempertemukan pasangan China dan Malaysia.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X