SportlinkNews - Dua kelompok suporter fanatik timnas Indonesia, Ultras Garuda dan La Grande Indonesia, dipastikan tidak dapat mendukung langsung skuad Garuda dari tribun favorit mereka pada laga kandang berikutnya.
Hal ini menyusul sanksi dari FIFA akibat insiden ujaran kebencian yang terjadi dalam laga Indonesia kontra Bahrain pada 25 Maret lalu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
FIFA menjatuhkan sanksi berat usai mendapati adanya pelanggaran berupa ujaran kebencian yang diarahkan kepada tim tamu.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Persis Solo Taklukkan PSBS Biak, Dua Gol Bersarang di Gawang John Pigai
Sebagai bentuk hukuman, federasi sepak bola dunia tersebut menjatuhkan denda mendekati setengah miliar rupiah serta pengurangan kapasitas penonton di pertandingan kandang berikutnya.
Hukuman ini menjadi pukulan bagi Indonesia yang tengah bersiap menjalani pertandingan penting melawan China dalam lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Pertandingan tersebut akan digelar pada 5 Juni mendatang di SUGBK.
Baca Juga: Tidak Mau Bermain Imbang Lawan Semen Padang FC, Paul Munster Siapkan Pemainnya dengan Latihan Khusus
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menyesalkan kejadian tersebut dan mengimbau agar seluruh pendukung timnas bisa menahan diri.
Menurutnya, FIFA memiliki otoritas penuh untuk memberikan sanksi dan terus memantau situasi di lapangan, terutama yang berpotensi merugikan tim lawan.
“Stop rasisme, diskriminasi, xenophobia, dan ujaran kebencian dalam sepak bola,” tulis Arya melalui akun Instagram pribadinya.
Baca Juga: Bermain di Kanjuruhan, Arema FC Optimis Bisa Atasi Persik Kediri di Laga Pekan ke-32 Liga 1
Ia menyebut bahwa tribun utara dan selatan, tempat biasanya Ultras Garuda dan La Grande Indonesia berada, menjadi sektor yang disorot akibat pelanggaran tersebut.
Dengan demikian, dua basis besar suporter Indonesia tersebut kemungkinan besar tidak bisa lagi menempati posisi strategis di belakang gawang.
Artikel Terkait
Gaji Seminggu Haaland di Man City Bisa Beli 2 Ferrari
Pengembaraan Ekonomi Bintang Gulat Yunani yang Menjanjikan, Nikoleta Barba
Jenius Serbia dan Pemain Spesial Indonesia Tak Ada, Ko Hee-jin Beruntung Red Sparks Masih Punya Setter Terbaik Korea
Harry Kane Patahkan Kutukan Trofi Saat Bayern Munich Pastikan Gelar Bundesliga
Persija Tampil Apik Lawan Bali United, Ricky Nelson: Skema Berjalan Sesuai yang Kami Latih