Hal ini tentu kontras dengan pendekatan Shin Tae-yong yang aktif berkeliling stadion dan bersedia tinggal di Indonesia selama masa kepelatihannya.
Baca Juga: Barcelona x Travis Scott: Mengapa Sepak Bola Membutuhkan Lebih Banyak Kolaborasi untuk Budaya
Selain itu, hingga saat ini, Kluivert juga belum menunjuk asisten pelatih lokal, berbeda dengan pendahulunya seperti Alfred Riedl, Luis Milla, Simon McMenemy, hingga Shin Tae-yong, yang selalu menyertakan pelatih lokal dalam staf teknis mereka.
Satu-satunya staf lokal di skuad Kluivert saat ini adalah Sofie Imam Faizal yang bertugas sebagai asisten pelatih fisik, berada di bawah koordinasi pelatih fisik utama, Quentin Jacoba.
Kinerja Kluivert sendiri sejauh ini belum konsisten.
Baca Juga: Juventus Minta Conte Kembali dari Napoli, Rumah di Turin Masih Ada
Laga debutnya berakhir dengan kekalahan 1-5 dari Australia akibat penerapan strategi pressing tinggi.
Namun, ia berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Bahrain dalam laga kedua dengan pendekatan taktis yang lebih hati-hati.
Dalam dua pekan ke depan, Kluivert dijadwalkan kembali menangani timnas dalam laga penting Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China dan Jepang.
Baca Juga: Guizio Luncurkan Sepatu Capsule Buatan Sendiri dengan Grace Burns sebagai Inspirasi Monokromnya
Masa depan kiprahnya bisa sangat ditentukan oleh hasil dari pertandingan tersebut.
Jika Indonesia gagal melangkah ke Piala Dunia, publik diprediksi tidak akan segan melayangkan kritik tajam terhadap gaya kerja Kluivert yang dianggap terlalu jauh dari akar sepak bola nasional.
Artikel Terkait
David Beckham Ngaku Tidur dengan Sederet Wanita Cantik, Istrinya Hanya Bisa Tarik Napas
Momen Mengerikan Derbi Espanyol Vs Barcelona, 13 Suporter Terluka Ditabrak Mobil
Crystal Palace Vs Manchester City: Lima Alur Cerita Final Piala FA yang Penting
Son Heung-min Diperas dengan Kehamilan Palsu, Polisi Tangkap 2 Pelaku
Sempat Meroket, Popularitas V-League Liga Voli Korea Anjlok Lagi Tanpa Megawati