Selain itu, Jiang Guangtai dan Zhu Chenjie telah kembali, dan stabilitas bek tengah telah ditingkatkan.
Indonesia memiliki 19 pemain naturalisasi dalam daftar pemainnya, dengan bek tengah Eredivisie Hilgers (senilai 10 juta euro) memimpin lini pertahanan, dan kecepatan keseluruhannya mendekati kecepatan liga-liga Eropa.
Namun, Indonesia juga kehilangan sebanyak 6 pemain. Selain kiper utama Maarten Paes dan gelandang Marselino Ferdinan yang diskors karena akumulasi kartu kuning, tiga pemain termasuk penyerang Ragnar Oratmangoen tidak dapat bermain karena cedera.
Baca Juga: Ilmu di Balik Pukulan, Petinju Patut Tahun Ini
Gelandang inti Indonesia Eliano Reinders (adik bintang AC Milan Reinders) absen karena menemani kelahiran anaknya.
Sekali lagi, wasitnya adalah wasit Uzbekistan Lutfulin, yang telah memimpin tiga pertandingan Indonesia, dan Indonesia memenangkan ketiga pertandingan tersebut, mencetak 9 gol dan hanya kebobolan satu gol, termasuk kemenangan Indonesia 2-0 atas Arab Saudi.
Meskipun Timnas sepak bola China berhasil menang pada leg pertama di kandang sendiri dengan skor 2-1 atas timnas Indonesia dan tidak terkalahkan melawan Indonesia selama 68 tahun, namun jika Timnas Sepak bola China kalah sebagai tamu, maka akan tercipta rekor memalukan, yakni kalah dari Indonesia untuk pertama kalinya dalam 68 tahun.
Artikel Terkait
Semifinal UEFA Nations League, Jerman Vs Portugal: Ronaldo Catat Caps 220
Timnas Indonesia Kecewa! Timnas China Tetap Bisa Lolos Meski Bermain Imbang di GBK
Pengumuman Resmi Mendadak! China Bawa 10 Penyerang Lawan Timnas Indonesia, Laga Hidup Mati Disiarkan Langsung Gratis
Laporan Medis Bocor, Petinju Olimpiade Imane Khelif Bergender Laki-laki Biologis
Indonesia Open 2025: Adnan/Indah Beri Kejutan, Pulangkan Unggulan Pertama
Vertigo Gregoria Mariska Membaik, Rencanakan Kembali Bertanding di Japan Open 2025