“Suporter Vietnam melihat Indonesia dan Malaysia melakukan naturalisasi pemain lalu bermimpi."
Baca Juga: Yamaha Terus Fokus Pada Pengembangan Mesin V4
"Tapi, jumlah pemain berdarah Vietnam tidak sebanyak mereka,” tulis Soha.
Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) pun dinilai kesulitan meniru langkah Indonesia dan Malaysia.
Meski terdapat beberapa pemain diaspora yang pernah membela Timnas Vietnam, nama-nama tersebut seperti Nguyen Filip, Cao Pendant Quang Vinh, hingga Dang Van Lam tidak memiliki pengaruh besar seperti pemain naturalisasi di Indonesia dan Malaysia.
Baca Juga: Trent Alexander-Arnold Resmi Gabung Real Madrid, Pakai Nomor Bekas Marcelo
Lebih lanjut, Soha menyebut bahwa beberapa talenta berdarah Vietnam memang berkiprah di tim-tim besar Eropa.
Nama-nama seperti Boubacar Camara dan Ibrahim Maza sempat disebut, namun keduanya memilih membela negara kelahiran mereka di tingkat internasional.
Fenomena ini menjadi pengingat bahwa banyak pemain keturunan lebih memilih memperkuat negara kuat seperti Belanda atau Argentina bila diberikan kesempatan.
Baca Juga: Usai Rekrut Saddil Ramdani, Persib Bandung Lepas Rachmat Irianto
Soha bahkan menyinggung tokoh sepak bola kelas dunia seperti Giovanni van Bronckhorst, John Heitinga, dan Robin van Persie yang memiliki darah Indonesia, namun tetap memilih membela Belanda di masa jayanya.
Akhirnya, Soha menyimpulkan bahwa penting bagi Vietnam untuk lebih cermat dalam memilih pemain diaspora.
Mengingat kenyataan bahwa banyak pemain naturalisasi Indonesia dan Malaysia datang dari Eropa dan Amerika Selatan karena tidak mendapat tempat di tim nasional negara asalnya.
Artikel Terkait
Port FC Resmi Ikut Piala Presiden 2025, Asnawi Siap Tampil Lawan Persib dan Oxford United
Resmi Berseragam Real Madrid, Ini Kalimat Pertama Dean Huijsen
Xabi Alonso Siapkan Tim Terbaik Real Madrid untuk Piala Dunia Antarklub 2025
Jadwal Pertandingan Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 di Amerika Serikat
Inter Miami Siap Ukir Sejarah di Piala Dunia Klub 2025