SportlinkNews - Persaingan Timnas U19 Indonesia dan Myanmar berlangsung sangat ketat. Garuda Pertiwi Muda akhirnya keluar sebagai pemenang lewat drama adu penalti.
Laga perebutan tempat ketiga ASEAN U19 Girls Championship atau Piala AFF U19 putri 2025 antara Timnas Indonesia vs Myanmar di Stadion Thong Nhat, Ho Chi Minh City, Rabu 16 Juni 2025.
Bermain di tengah teriknya cuaca di Kota Ho Chi Minh membuat para pemain muda putri harus memulai permainan dengan pelan-pelan.
Peluang berbahaya pertama baru tercipta di pertengahan babak pertama. Namun, kepiawaian penjaga gawang kedua tim membuat tidak ada gol yang tercipta di 45 menit pertama.
Baca Juga: Gianni Infantino dan Erick Thohir Bahas Hari Bersejarah Sepak Bola Asia
Baik Timnas Indonesia U19 maupun Myanmar U19 sama-sama punya alasan untuk menyesal.
Bagi U19 Indonesia, situasi sempat mendekati gawang pada menit ke-30. Tapi tendangan sang penyerang terlalu lemah saat berhadapan.
U19 Myanmar juga sempat merespons di penghujung babak pertama. Tapi sang penyerang melepaskan tembakan tergesa-gesa, sehingga peluang itu justru gagal diantisipasi.
Baca Juga: Skuat Timnas Indonesia U-23 Dibilang Aneh, Vietnam Lebih Berpeluang Juara dan Catat Rekor Baru
Di babak kedua, permainan menyerang terus berlanjut. Ketegangan membuat kedua tim bermain dengan penuh konsentrasi, karena satu kesalahan saja bisa membuat tim tuan rumah kalah.
Di menit ke-85, penyerang U19 Myanmar itu membuat semua orang terlonjak saat menyundul bola melewati kiper Indonesia.
Namun, bola perlahan melebar dari tiang gawang, membuat staf pelatih dan rekan setimnya memegang kepala dengan penuh penyesalan.
Baca Juga: Shin Tae-yong: Timnas Indonesia dan Malaysia Kini Lebih Kuat dari Arab Saudi
Di menit ke-90+4, U19 Indonesia memiliki peluang bagus untuk mengakhiri pertandingan. Tapi dalam situasi 2 lawan 1, pemain berbaju merah itu terlalu lama menguasai bola, sehingga kehilangan waktu untuk memberikan umpan silang ke dalam bagi rekan setimnya.
Artikel Terkait
Presiden VFF Tidak Bisa Tidur 2 Malam Saat Vietnam Dibantai Malaysia 4-0, Bicara Naturalisasi Pemain
6 Medali Emas Jadi Tisu Kematian, di Balik Pemecatan Pelatih Timnas China Usai Kekalahan dari Timnas Indonesia
Studi Belanda Menemukan Detak Jantung Atlet Wanita Mengikuti Irama yang Berbeda
Pele Lebih Hebat dari Messi dan Neymar, Maradona: Itu Pernyataan Bodoh
Manchester City Vs Wydad AC, Dua Tim Piala Dunia Antarklub yang Sama-sama Berantakan Tanpa Gelar Tahun Ini