Masuknya beberapa pemain pengganti seperti Reva Octaviani dan Marsela Awi tidak mampu memberikan perubahan signifikan dalam kreativitas serangan.
Baca Juga: MotoGP Belanda: Marc Marquez dan Bagnaia Berbagi Podium, Aprilia Mulai Mengganggu
Indonesia terus mencoba menembus pertahanan Kirgiztan, namun kerap kali hanya menghasilkan tendangan spekulatif.
Reva dan Felicia sama-sama mencoba peruntungan dari luar kotak penalti, namun belum membuahkan hasil.
Kebuntuan akhirnya pecah pada pertengahan babak kedua melalui kombinasi serangan cepat yang diawali dari umpan vertikal Felicia de Zeeuw.
Baca Juga: Pahit Manis Karier Kento Momota: Dari Rekor Dunia ke Kecelakaan Tragis
Bola kemudian disambut flick dari Claudia Scheunemann ke arah Marsela Awi.
Bola sempat tak terjangkau, namun berhasil dikejar Isa Warps yang berlari dari sisi kiri.
Tanpa pikir panjang, pemain berusia 20 tahun tersebut melepaskan tembakan keras kaki kanan yang menghujam gawang Kirgiztan tanpa mampu diantisipasi kiper lawan.
Baca Juga: Prediksi Flamengo Vs Bayern Munich: Tim Brasil Lawan Der Panzer
Gol tersebut menjadi satu-satunya di pertandingan ini dan memastikan kemenangan untuk Garuda Pertiwi.
Isa Warps layak disebut sebagai pemain terbaik dalam laga ini.
Selain mencetak gol kemenangan, kecepatan dan kelincahannya di sisi kiri kerap merepotkan pertahanan Kirgiztan sepanjang laga.
Baca Juga: Sambut HUT ke-70 Yamaha Pakai Livery Khusus di MotoGP Belanda
Dengan hasil ini, Timnas Indonesia meraih tiga poin pertama dan sementara berada di posisi atas klasemen Grup D, sejajar dengan China Taipei yang pada pertandingan lain berhasil meraih kemenangan besar atas Pakistan.
Artikel Terkait
Dewa United Rekrut Dua Pilar Persib, Siap Bidik Gelar Liga 1
Duel Emosional Inter Miami vs PSG, Siap-siap Lionel Messi Bakal Dikeroyok
Vietnam Amankan Bintang Muda KRC Genk, Lenn-Minh Tran Segera Dinaturalisasi
Ilia Topuria Kalahkan Oliveira Lewat KO, Dana White: Dia Bintang UFC Baru
FISIP UI Open 2025: PB Jaya Raya Jakarta Sabet Gelar Juara Terbanyak