Jelang ASEAN U-23 2025: Vanenburg Tak Terpancing Rivalitas, Fokus ke Laga Perdana

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Kamis, 10 Juli 2025 | 21:14 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-23 berlatih jelang ASEAN U-23 Championship 2025 di Stadion Madya, GBK Senayan, Jakarta, Kamis, 10 Juli 2025. (PSSI)
Pelatih Timnas Indonesia U-23 berlatih jelang ASEAN U-23 Championship 2025 di Stadion Madya, GBK Senayan, Jakarta, Kamis, 10 Juli 2025. (PSSI)

SportlinkNews - Jelang ASEAN U-23 Championship 2025, tensi rivalitas klasik antara Indonesia dan Malaysia kembali menguat.

Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, mengakui bahwa laga melawan Malaysia selalu memiliki daya tarik tersendiri, namun ia menegaskan bahwa fokus utamanya tetap terarah ke laga perdana kontra Brunei Darussalam.

"Tapi fokus pertama tetap ada di laga perdana, melawan Brunei. Setelah itu fokus ke laga kedua, dan seterusnya," ujar Vanenburg saat latihan di Stadion Madya, GBK Senayan, Kamis, 10 Juli 2025, menanggapi kemungkinan duel panas kontra Malaysia di penyisihan Grup A.

Baca Juga: Persib Tersingkir dari Piala Presiden 2025, Hanya Kantongi Rp200 Juta

Meski tidak secara eksplisit menyebut Malaysia sebagai target utama, pelatih yang merupakan legenda Ajax Amsterdam itu mengakui antusiasmenya jika berhadapan dengan Harimau Muda.

"Saya senang bisa melawan mereka," ucapnya singkat soal Malaysia, yang secara historis menjadi salah satu rival terkuat Indonesia di level ASEAN.

Namun bagi Vanenburg, lebih dari sekadar rivalitas, mentalitas menang di setiap pertandingan menjadi prioritas utama bagi Garuda Muda. 

Baca Juga: Dipecat Red Bull, Ini Pilihan Karier yang Bakal Dilakoni Christian Horner

"Saya selalu bermain untuk memenangkan setiap pertandingan dan turnamen yang diikuti, dan saya rasa itu adalah mentalitas yang dibutuhkan oleh Timnas Indonesia U-23 saat ini," tegasnya.

"Paling penting adalah kami fokus pada diri sendiri. Meski tentu kita tetap harus melihat lawan, tapi kalau kita bisa bermain dengan gaya kita sendiri, itu yang paling penting bagi saya," tambah Vanenburg. 

Indonesia tergabung di Grup A bersama Brunei Darussalam, Filipina, dan Malaysia.

Baca Juga: Port FC Menuju Final Piala Presiden 2025, Hadiah Rp3 Miliar di Tangan

Laga Indonesia vs Malaysia diyakini akan menjadi sorotan utama, bukan hanya karena sejarah panjang persaingan kedua negara, tetapi juga karena pentingnya laga itu dalam menentukan langkah ke babak gugur, mengingat laga melawan Negeri Jiran itu akan digelar terakhir. 

Secara statistik, Timnas U-23 Malaysia sejauh ini masih unggul tiga kemenangan dari lima pertemuan.

Indonesia sendiri baru menang satu kali di Piala AFF U-23, Agustus 2023, dengan hasil 2-1, sedangkan sisanya adalah hasil imbang 1-1 di SEA Games 2022.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X