Sekali lagi, jika hanya melihat skor 0-1, ada rasa kecewa, pasti. Dan, jika melihat kasus ini berulang, rasa kecewa bisa lebih tinggi lagi.
Tapi, sekali lagi, ini bukan kalimat hiburan, namun fakta yang tak terbantahkan. Vandenberg, belum genap enam bulan, meracik strategi, menguban pola permainan.
Dari gaya counter attack ala STY ke total attacking. Jadi, semua butuh waktu.
Finishing dan before finishing sangat perlu diperbaiki. Kata mantan Kapten PSSI Garuda, Aji Ridwanmas, kreativitas menjelang finishing masih sangat kurang. Untuk itu, anak-anak perlu ditingkatkan kreativitasnya di sektir itu agar dapat mempertajam garis depan.
Baca Juga: Reuni dengan Ronaldo di Al Nassr, Joao Felix Dibayar Rp 144 Miliar
Melihat dua laga terakhir, menang adu penalti melawan Thailand di semifinal dan kalah dari Vietnam di final, saya yakin tim ini akan mencapai prestasi sebagaimana yang kita harapkan. SES Games dan Piala Asia di akhir tahun adalah tujuan yang wajib kita raih dengan gemilang.
Semoga....
Artikel Terkait
Ini Pemain yang Masih Dibutuhkan 5 Klub Teratas Serie A Musim Panas
Pelatih Timnas U23 Indonesia Berseru dengan Getir: Kami Kalah dari Vietnam Hanya karena Situasi Bola Mati.
Lionel Messi Pamer Jam Tangan Barbie Merah Muda Seharga Rp 13,5 Miliar, Rolex Langka Itu Tak Ada di Pasaran
Bintang Real Madrid Tolak Kesempatan Gabung Milan, Ferland Mendy Jadi Korban
Ronaldo Kesal karena Dilecehkan di Hotel, Seorang Karyawan Terkejut