Timnas Putri Cari Nahkoda Baru, PSSI Prioritaskan Pelatih Fasih Bahasa Inggris

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Kamis, 31 Juli 2025 | 23:25 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Satoru Mochizuki menjelaskan tentang hasil pemantauan pemain di Piala Pertiwi Regional hingga Piala Pertiwi U-14 & U-16 All Stars 2025 di Supersocccer Arena, Kudus.  (Djarum Foundation)
Pelatih Timnas Indonesia, Satoru Mochizuki menjelaskan tentang hasil pemantauan pemain di Piala Pertiwi Regional hingga Piala Pertiwi U-14 & U-16 All Stars 2025 di Supersocccer Arena, Kudus. (Djarum Foundation)

SportlinkNews - PSSI mencari pelatih Timnas Putri Indonesia baru. Bisa berbahasa Inggris jadi salah satu kriteria utama. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir kepada media saat jumpa pers di Media Center SUGBK, Senayan, Jakarta, Kamis, 31 Juli 2025. 

Setelah Satoru Mochizuki dicopot dari Pelatih Timnas Putri karena gagal meloloskan Indonesia ke Piala Asia Wanita 2026. Bangku pelatih timnas putri kemudian diberikan kepada Joko "Gethuk" Susilo sebagai Pelaksana Tugas.

Kini PSSI kembali mencari pengganti Mochizuki untuk menahkodai Claudia Scheunemann dan kawan-kawan. 

Baca Juga: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Ajang Uji Coba Timnas U-17 Jelang Piala Dunia

Erick mengatakan bahwa pelatih Timnas Putri sudah pasti tidak akan dari Belanda. Meski tidak mengatakan secara implisit, tetapi disinyalir PSSI masih berkiblat ke Negeri Sakura. 

"Senin kita lihat nanti pelatihnya untuk Timnas (putri). Tapi, yang pasti harus memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik agar bisa berkomunikasi dengan pemain, selain kuat dalam hal teknis," ucap Erick. 

Bisa berbahasa Inggris ini penting, mengingat di Timnas Putri Indonesia saat ini punya banyak pemain diaspora yang beragam, seperti Isa Warps dari Belanda, Sydney Hopper dari Amerika Serikat, dan Katarina Stalin, hingga Estella Loupatty memiliki darah Argentina.

"Ini agar dari pinggir lapangan bisa memberikan arahan. Karena ketika ada 2-3 translator itu cukup kompleks," kata Menteri BUMN tersebut. 

Baca Juga: Alexis Mac Allister Cari Sandy Walsh untuk Tukar Jersey Usai Laga Uji Coba

Sementara itu, kontrak Mochizuki yang akan selesai akhir tahun ini diperpanjang. Ia menduduki jabatan baru sebagai Technical Advisor sama seperti Jordi Cruff di timnas putra. 

Tugasnya adalah menata strata Timnas Indonesia Putri. Jabatan itu dinilai Erick lebih cocok, mengingat Mochizuki memiliki pengalaman mumpuni di belakang layar untuk melakukan pembinaan. 

"Aksesnya (Mochizuki) luar biasa di J League. Tapi dia memang cukup kuat di mentoring dan pembinaan," jelas Erick.


Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X