SportlinkNews - Pertandingan Timnas U23 Indonesia vs Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa 29 Juli, masih meninggalkan jejak. Dua kelompok suporter yang bentrok menyebabkan serangkaian penyerangan dengan senjata.
Pada larut malam setelah pertandingan final ASEAN Cup U23 atau turnamen Asia Tenggara 2025, polisi Indonesia menangkap sejumlah orang terkait dengan serangan massal yang terjadi di stadion.
Menurut laporan, dua kelompok suporter bentrok, yang menyebabkan serangkaian penyerangan dengan senjata.
Baca Juga: Kadek Arel Optimistis Timnas U-23 Indonesia Mampu Bersinar di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Salah satu kelompok yang terlibat dalam insiden tersebut, Curva Sub Garuda, bertukar kata dengan Ultras Garuda Indonesia, mengklaim bahwa anggota Ultras tersebut sengaja mencopot spanduk mereka.
Situasi memanas ketika rasa frustrasi karena kalah dalam pertandingan mendorong mereka untuk menyerang kelompok lawan.
Seperti yang dikatakan juru bicara kepolisian Jakarta, Budi, "Korban tidak melawan, dan para tersangka menyerang korban dengan pukulan, tendangan, dan bahkan menusuknya."
Suporter Indonesia datang berbondong-bondong untuk mendukung timnas U23 mereka, tetapi sayangnya mereka gagal.
Pihak berwenang saat ini sedang memburu setidaknya satu tersangka yang masih buron, sementara beberapa orang telah ditangkap dan menghadapi hukuman penjara hingga lima setengah tahun atas kekerasan di depan umum.
Seorang penggemar dirawat di rumah sakit dengan luka serius, sementara beberapa lainnya menderita luka ringan.
Baca Juga: 22 Suporter Ditangkap Polisi Usai Timnas U23 Indonesia Ditekuk Vietnam
Insiden ini tidak hanya memicu gelombang kritik atas perilaku kekerasan penggemar Indonesia, tetapi juga menyusul kontroversi sebelumnya ketika sekelompok penggemar dikritik karena menginjak bendera Malaysia dalam pertandingan penyisihan grup.
Timnas U23 Vietnam memenangkan Kejuaraan Asia Tenggara U23 yang menegangkan untuk ketiga kalinya berturut-turut.
Artikel Terkait
Pelatih Malaysia Soroti Suporter Jelang Melawan Timnas Indonesia, Selalu Menegangkan Secara Emosional
Media Vietnam Sindir Malaysia, Indonesia, dan Sisi Gelap Kebijakan Naturalisasi
ASEAN Womens Championship 2025: Indonesia Memanggil Pemain Naturalisasi Belanda untuk Lawan Vietnam
Erick Thohir Pastikan Jadwal Timnas Tak Tabrakan dengan Super League 2025-2026
Benjamin Sesko Lebih Pilih Newcastle United, Manchester United Gigit Jari
Terpilih Secara Aklamasi, HBL Tegaskan Cuma Pertina Organisasi Tinju yang Sah