SportlinkNews - Timnas putri Indonesia akan beraksi di ASEAN Womens Championship 2025 atau Kejuaraan Wanita Asia Tenggara 2025. PSSI telah memanggil sejumlah pemain naturalisasi asal Belanda.
Pelatih sementara tim putri Indonesia, Joko Susilo, membenarkan informasi ini.
Karena Kejuaraan Wanita Asia Tenggara tidak masuk agenda FIFA. Jadi tim-tim tersebut tidak diwajibkan untuk melepas pemain mereka.
Namun, karena kejuaraan nasional Eropa belum dimulai, jumlah pemain Indonesia dapat dikembalikan ke tim nasional.
Baca Juga: Timnas Putri Cari Nahkoda Baru, PSSI Prioritaskan Pelatih Fasih Bahasa Inggris
PSSI akan mencoba bernegosiasi untuk memanggil kembali jumlah pemain naturalisasi tersebut.
Mereka adalah Isa Warps, Iris de Rouw, Felicia de Zeeuw, Sydney Hopper, Estella Loupatty…. Semuanya berasal dari Belanda.
Dari mereka, 2 bermain di AS, 3 bermain di Belanda, 1 di Belgia, dan 1 di Jerman.
Para pemain ini memiliki fisik, kekuatan fisik, dan keterampilan bermain yang lebih unggul dibandingkan tim nasional Indonesia.
Isa Warps bermain di kejuaraan nasional Belanda, Estella Loupatty bermain di kejuaraan nasional Belgia... Ini adalah detail yang menunjukkan kualitas para pemain Indonesia.
Namun, dalam kualifikasi Piala Asia baru-baru ini, terlepas dari penampilannya, performa tim putri Indonesia masih buruk.
Indonesia kalah dari Pakistan, salah satu tim terlemah di Asia. Hasil tersebut menyebabkan Indonesia gagal dalam misinya untuk lolos ke putaran final Piala Asia 2026.
Artikel Terkait
Coach Mochi Lengser, Joko Susilo Jadi Pelatih Sementara Timnas Putri Indonesia
PSSI Tunjuk Pelatih Baru di Semua Level Timnas Putri, Siap Hadapi Agenda Padat Kompetisi Internasional
25 Klub dengan Pengeluaran Terbesar dalam Sejarah Sepak Bola, Nomor 1 dari Liga Inggris
Tur Arsenal Berakhir dengan Kekalahan dan Kekhawatiran Cedera
Vinicius Terjebak dalam Perselisihan Kontrak dengan Real Madrid