"Kekalahan stamina dari lawan seharusnya bisa diantisipasi,” ujar Rahmad Darmawan di Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Baca Juga: Kejuaraan Dunia 2025: Putri Wardani Bersinar, Gregoria Terhenti Lebih Cepat
Ia menegaskan bahwa tim tidak cukup hanya menyiapkan 11 pemain inti.
Kedalaman skuad harus diperhatikan agar para pemain pengganti bisa tampil dengan kualitas setara.
Dengan jadwal istirahat yang singkat, rotasi menjadi kunci untuk menjaga konsistensi penampilan.
Baca Juga: HBL Wanita Pertama yang Pimpin Pertina Segera Dilantik, Begini Pesan Ketum KONI Pusat
“Saya pikir, kalau ingin tampil maksimal, tentu harus ada proses rotasi."
"Apalagi nanti pertandingan hanya berselang dua hari. Jadi butuh strategi mengatur pemain agar tetap bugar,” jelas RD.
Lebih jauh, Rahmad Darmawan menyebut pengalaman di ASEAN Cup U-23 harus dijadikan pelajaran penting.
Baca Juga: Drawing Liga Champions Malam Ini, Barcelona Waspadai PSG dan Arsenal
Kesalahan dalam manajemen fisik bisa sangat berbahaya jika terulang pada Kualifikasi Piala Asia, mengingat lawan yang dihadapi juga berat.
Korea Selatan menjadi tim terkuat di grup, sementara Makau dan Laos bisa memberi kejutan jika tidak diantisipasi dengan baik.
RD juga mengingatkan bahwa selain soal fisik, para pemain harus memahami taktik yang diterapkan Gerald Vanenburg.
Baca Juga: Deputy CEO Persib Bantah Perekrutan Thom Haye Lantaran Maung Bandung Panik dengan Hasil Super League
Menurutnya, pemahaman strategi dan kejelasan instruksi pelatih akan membuat performa tim lebih stabil sepanjang turnamen.
Artikel Terkait
Dua Celeb Top Inggris Demi Sims dan Nadeshi Hopkins Beradu Tinju dari Misfits 22
Arema FC Sambangi Persijap, Laskar Kalinyamat Punya Catatan Bagus di Laga Kandang
Permenpora Nomor 14 Bikin Resah Pelaku Olahraga, LaNyalla Surati Presiden Prabowo
Serdadu Tridatu Masih Memimpin, Ini Data dan Fakta Menarik Duel Bali United FC vs Madura United FC
Duel Malut United vs PSIM: Jebolan Liga 2 akan Baku Serang di Pekan Keempat Super League 2025/26