SportlinkNews - Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata, melontarkan kritik kepada PSSI terkait keputusan pemilihan stadion untuk pertandingan tim nasional.
Ia menilai laga besar seharusnya digelar di Jakarta, bukan di luar Ibu Kota.
Saat ini, Timnas Indonesia dan Timnas U-23 tengah menjalani pertandingan di Jawa Timur.
Baca Juga: Tantangan Baru Joao Pedro di Chelsea dan Timnas Brasil
Timnas U-23 Indonesia menjadi tuan rumah Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, bergabung bersama Makau, Korea Selatan, dan Laos.
Pada laga perdana, Rabu (3/9/2025), tim Garuda Muda ditahan imbang tanpa gol oleh Laos.
Simon Tahamata menyaksikan pertandingan tersebut melalui layar kaca.
Baca Juga: Usai FIFA Matchday Alejandro Garnacho Bakal Hadapi Brentford, Ini Nomor Punggung yang Dipakainya
Bukan hasil imbang yang menjadi sorotannya, melainkan keputusan PSSI menggelar laga penting di Sidoarjo.
Menurut Simon, atmosfer pertandingan terasa berbeda karena jumlah penonton di stadion tidak penuh.
Ia yakin suasana dan dukungan suporter akan jauh lebih maksimal bila laga digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Baca Juga: Berharap Menpora Hadir, Peserta Rakernas KONI Tumpahkan Kekecewaan Pada Deputi 4
“Lebih baik kita bermain di Jakarta, di rumah kita sendiri, di GBK."
"Saya melihat di televisi jumlah penonton tidak banyak, tidak habis terjual."
Artikel Terkait
Pahlawan Manchester United Main Bareng dengan Anaknya yang 21 Tahun Lebih Muda
10 Striker Terbaik di Dunia, Tidak Ada Ronaldo dan Messi
Canelo Alvarez Vs Terence Crawford: Raja Pound for Pound Saling Berhadapan
Nkunku Ungkap Mengapa Kesulitan di Chelsea, Ambisi AC Milan, dan Harapan Leao
Megawati Cuma Main 1 Set, Warganet Kecewa Banjiri Laman Manisa BBSK