Jelang Putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia: Ada Upaya Gagalkan Timnas Kita

Suryansyah, Sportlink News
- Selasa, 23 September 2025 | 18:40 WIB
Skuat Timnas Indonesia akan berjuang untuk lolos ke Piala Dunia 2026. (PSSI)
Skuat Timnas Indonesia akan berjuang untuk lolos ke Piala Dunia 2026. (PSSI)

  • M. Nigara
    Wartawan Sepakbola Senior

SportlinkNews - Sampai titik darah penghabisan. Kalimat ini sering diucapkan oleh para pejuang, dulu dan sekarang, ketika menghadapi segala sesuatu untuk kepentingan bangsa dan negara. Bahkan, hampir seluruh intonasinya begitu menggelora.

Nah, kalimat ini juga kita titipkan pada para pemain timnas senior.

Mereka akan berlaga di putaran keempat babak kualifilasi Piala Dunia 2026. Berat, memang. Tapi, kita tak punya pilihan lain: menang atau padam selamanya.

Baca Juga: Ole Romeny Siap Bangkit, Harapan Baru Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Bagi sebagian pemain, khususnya yang sudah berusia di atas 30 tahun, Piala Dumia 2026 di tiga negara: Kanada, Amerika, dan Meksiko, ini adalah kesempatan terakhir.

PD 2030 akan sangat sulit bagi mereka berpartisipasi lantaran usia. Untuk itu Now or Never.

Baca Juga: Persija Dipermalukan PSM Makassar, Ini Catatan Menarik Duel Seru Kedua Tim di Pekan Keenam Super League

Rekayasa
Meski sulit untuk dibuktikan secara konkret, namun putaran keempat Kualifikasi PD 2026 ini terasa sekali kurang adilnya. Atau bahasa politiknya Patut dapat diduga, sudah direkayasa.

Jika saya tidak keliru, ada regulasi yang menuliskan bahwa peserta di putaran tiga, tidak akan saling bertemu lagi.

Juga, sekali lagi jika saya tak salah, negara peserta putaran keempat, tidak boleh jadi tuan rumah. Lalu, wasit yang ditugaskan dari Kuwait dan China.

Baca Juga: Gebrakan Erick Thohir, 191 Permen Dipangkas, Permenpora Nomor 14 Tahun 2024 Dicabut

Sekadar mengingatkan, kita pernah dirugikan ketika wasit Ahmed Al-Kaf yang terus melanjutkan pertandingan hingga Bahrain bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit ke-90+9.

Fakta lapangan pertarungan yang diberi tambahan 6 menit (90+6) tapi dibiarkan hingga 9 menit, tepatnya hingga Bahrain mampu menyamakan kedudukan, baru diakhiri.

Nah, dari tiga faktor itu, AFC, Konfederasi Sepak Bola Asia (_ Asian Football Confederation_ atau bahasa Arabnya: الاتحاد الآسيوي لكرة القدم, _Al Ittiḥādul Assiyawiyul Likuratil_), tampaknya 'telah berpihak' pada Qatar dan Arab Saudi. Buktinya, mereka menjadi peserta sekaligus tuan rumah.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB
X