Jumlah ini jauh lebih kecil dibandingkan stadion besar yang biasa digunakan pada turnamen internasional.
FIFA disebut ingin memastikan seluruh pertandingan, termasuk di fase grup, bisa mendapatkan perhatian merata.
Baca Juga: Timnas U-17 Indonesia Siap Ukir Sejarah di Piala Dunia U-17 2025, Zambia Jadi Ujian Perdana
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, laga-laga awal Piala Dunia U-17 sering kali sepi penonton, dan baru membludak saat babak final.
Dengan konsep baru ini, FIFA berharap atmosfer meriah bisa tercipta sejak awal turnamen.
Pelatih Timnas U-17 Indonesia, Nova Arianto, mengaku cukup terkejut dengan format penyelenggaraan semacam ini.
Baca Juga: Calvin Verdonk Dapat Nilai Tinggi Usai Bantu Lille Kalahkan Angers
Ia sempat mengira pertandingan akan dilangsungkan di stadion besar seperti yang digunakan saat Piala Asia U-23 2024 di Qatar.
“Awalnya saya berpikir kami akan bermain di stadion seperti saat tim U-23 atau tim senior berlaga di Qatar."
"Namun saat workshop, FIFA menyampaikan bahwa konsepnya memang festival, jadi pertandingan akan digelar di Aspire Academy,” ujar Nova Arianto.
Baca Juga: Coach Nova Sampaikan Pesan Menyentuh Jelang Timnas U-17 Indonesia vs Brasil di Piala Dunia
Kendati atmosfernya berbeda, Nova menegaskan kualitas lapangan di Aspire tidak perlu diragukan.
Ia juga memastikan skuad Garuda Muda telah beradaptasi melalui pemusatan latihan di Bali yang memiliki kondisi serupa.
“Bagi kami ini bukan masalah. Kami sudah melakukan adaptasi saat training camp di Bali, dan bersyukur semuanya berjalan baik,” katanya.
Baca Juga: Sepatu Emas Eropa: Siapa Perwakilan Serie A Teratas setelah Pekan ke-10?
Artikel Terkait
Potongan Rambut Radikal Ronaldo Mengecoh Penggemar
Setahun Bersemedi, Anthony Joshua Kembali Naik Ring Sebelum Akhir Tahun
Prediksi Sassuolo Vs Genoa: Kesempatan Jay Idzes Dkk Naik Kelas
Dibuang Manchester United, Marcus Rashford Disambut Meriah Penggemar Barcelona
PSSI Fokus Total untuk SEA Games; Bantah Keras Rumor Pelatih STY dan Ajak Semua Pihak Move On