Erick Thohir Minta Maaf Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Presiden Prabowo Bilang Harus Coba Lagi

Suryansyah, Sportlink News
- Rabu, 5 November 2025 | 13:27 WIB
Erick Thohir sudah meminta maaf langsung kepada masyarakat dan Presiden Prabowo Subianto.
Erick Thohir sudah meminta maaf langsung kepada masyarakat dan Presiden Prabowo Subianto.


SportlinkNews — Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyampaikan permohonan maaf atas kegagalan tim nasional Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026.

Erick Thohir mengaku sudah meminta maaf langsung kepada masyarakat dan Presiden Prabowo Subianto.

“Saya sudah mohon maaf ketika kita kalah. Kita sebagai bangsa tidak salah bermimpi, dan menjalankan mimpi itu kemarin kita lakukan dengan serius. Tapi ya mohon maaf, belum bisa maksimal," ujar Erick di Jakarta, Selasa (4/11/2025).

Baca Juga: Menpora Erick Dorong Peran KOI dan KONI Selesaikan Dualisme Empat Cabor Dengan Musyawarah Untuk Mufakat

Menurut Erick, Presiden Prabowo menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya membangun kembali timnas.

"Ketika Pak Presiden juga saya sampaikan, beliau kan orangnya resilience, figur yang pantang menyerah. Beliau bilang, ‘ya coba lagi Pak Erick, harus coba lagi.’ Wah jadi semangat lagi saya," tambah Erick.

Arahan Presiden tersebut membuat Erick semakin berkomitmen memperkuat program pembinaan sepak bola nasional.

"Saya senang dengan arahan Bapak Presiden yang mengatakan coba lagi, bikin program lagi yang lebih agresif," ucap Erick.

Baca Juga: Hasil Lengkap Liga Champions: Madrid dan PSG Tumbang

Erick menjelaskan, dana PSSI yang mencapai lebih dari Rp500 miliar tidak hanya digunakan untuk persiapan Piala Dunia, tetapi juga mencakup berbagai program pengembangan sepak bola nasional.

"Itu ada dari TV, sponsor, private sector, merchandise, dan dana pemerintah. Jadi saya harus memohon maaf kepada semua yang percaya kepada PSSI," sambung Erick.

Erick menegaskan dirinya terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat sepak bola Indonesia.

Baca Juga: Rekap Hari Kedua Piala Dunia U-17 2025: Dominasi Asia-Eropa dan Kejutan Venezuela

“Dengan kritikan dan saran, kita terbuka. Saya tidak membela diri, justru kritik itu jadi introspeksi diri. Jangan sampai, kritik itu malah membuat kita tambeng, justru kita mendengar, salahnya apa ya, itu harus kita koreksi," lanjutnya.

Halaman:

Editor: Suryansyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Calvin Verdonk Tinggalkan Timnas Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 | 09:27 WIB
X