SportlinkNews - Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, menegaskan bahwa dua pertandingan uji coba melawan Mali bukan sekadar pemanasan, melainkan bagian penting dalam proses seleksi menuju SEA Games 2025 di Thailand.
Dua laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada 15 dan 18 November 2025 di Stadion Pakansari, Bogor.
Indra menyebut, uji coba itu menjadi kesempatan untuk menguji sekaligus memvalidasi performa 30 pemain yang tengah menjalani pemusatan latihan (TC) di Jakarta.
Baca Juga: Kanan atau Kiri di Padel? Begini Cara Tentukan Posisi yang Tepat
"Bukan soal persiapan khusus menghadapi Mali, tapi dua laga ini kami gunakan untuk menilai siapa yang pantas mengisi skuat utama," ujar Indra usai sesi latihan, Kamis, 13 November 2025.
Meskipun menegaskan bahwa hasil pertandingan bukan fokus utama, Indra memastikan timnya tetap akan tampil serius dan disiplin di lapangan.
Tujuan utama, kata dia, adalah menemukan kerangka tim yang solid sebelum berangkat ke Thailand.
Baca Juga: Jorge Martin Diganjar Double Long Lap Penalty Buntut Insiden Sprint Race di GP Jepang
"Kami ingin melihat siapa saja yang berpotensi menjadi tulang punggung tim. Kemenangan tentu penting, tapi yang lebih utama adalah proses pembentukan tim," lanjutnya.
Dari total 30 pemain yang kini dipanggil, Indra menegaskan tidak ada rencana penambahan nama baru hingga laga kontra Mali selesai.
Jumlah tersebut nantinya akan dipangkas menjadi 23 pemain, sesuai regulasi yang ditetapkan panitia SEA Games.
Baca Juga: Audi Luncurkan Mobil F1 Konsep R26, Bidik Gelar Juara Dunia F1 2030
"Nama-nama sudah kami serahkan ke PSSI. Setelah dua uji coba nanti, kami akan melakukan evaluasi dan penyesuaian sesuai regulasi untuk tentukan 23 nama," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengimbau para pemain agar tidak langsung kembali ke klub masing-masing setelah menghadapi Mali.
Ia berharap mereka tetap bersama timnas untuk menjaga kekompakan menjelang turnamen.
Baca Juga: Pelatih Uzbekistan Timur Kapadze Akan ke Bali, Mungkin Tonton Liga Indonesia
"Kalau memang klub benar-benar membutuhkan karena pemain tersebut inti, silakan. Tapi kalau hanya jadi cadangan, lebih baik tetap di timnas," ucap Sumardji.
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil agar timnas memiliki waktu maksimal untuk membangun mental, fisik, dan disiplin pemain, mengingat target besar Indonesia adalah mempertahankan medali emas SEA Games.
TC timnas dijadwalkan berlangsung sejak 6 hingga 27 November 2025.
Baca Juga: Rumput JIS Belum Siap, Persija Jakarta Pindah ke SUGBK untuk Lawan PSIM Yogyakarta
Namun, meskipun ada imbauan dari BTN, dua pemain Timnas U-22, Cahya Supriadi dan Raka Cahyana, mendapat izin khusus dari Indra Sjafri untuk kembali memperkuat klubnya, PSIM Yogyakarta.
Mereka akan dimainkan dalam dua laga melawan Bhayangkara FC (22 November 2025) dan Persija Jakarta (28 November 2025).
Artikel Terkait
Terungkap! Marselino Ferdinan Absen dari TC Timnas U-22 karena Alasan Ini
Tiga Pemain Abroad Perkuat Timnas U-22 Indonesia Jelang Uji Coba Lawan Mali
Timnas U-22 Mulai TC Tahap Kedua, Indra Sjafri Seleksi Ketat Menuju SEA Games 2025
BTN Awasi Ketat Persiapan Timnas U-22, PSSI Target Pertahankan Emas SEA Games 2025
BTN Ungkap Alasan Timnas U-22 Hadapi Mali Jelang SEA Games 2025