Nasib Indonesia juga kalah bersaing dalam perhitungan runner-up terbaik, sehingga harus tersingkir lebih cepat.
Kegagalan tersebut menjadi pukulan tersendiri, mengingat sepak bola selama ini menjadi salah satu cabang yang diharapkan mampu menyumbang prestasi di level regional.
Baca Juga: Manchester City 3 West Ham 0: Haaland Cetak Dua Gol, Foden Pamer Aksi Sulap
Sebagai tindak lanjut, PSSI akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih Indra Sjafri.
Keputusan ini diambil sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap performa timnas U-22 Indonesia di SEA Games 2025, sekaligus langkah awal untuk pembenahan ke depan.
Di tengah kontras antara prestasi gemilang secara umum dan kegagalan di cabang sepak bola, SEA Games 2025 tetap menjadi momentum penting bagi olahraga Indonesia.
Baca Juga: Everton 0 Arsenal 1: Gyokeres Bawa The Gunners Kembali ke Puncak Lewat Eksekusi Penalti
Capaian keseluruhan menunjukkan fondasi yang kuat, sekaligus menjadi bahan refleksi untuk meningkatkan konsistensi prestasi di semua cabang olahraga.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Minim Menit Bermain, Miliano Jonathans Berpeluang Dipinjamkan FC Utrecht
Dari Rajamangala ke Malaysia: SEA Games 2025 Berakhir, Indonesia Finis Kedua
Hasil SEA Games 2025 Jadi Modal Indonesia Tatap Asian Games 2026
Jake Paul Jadi Ayam Sayur, Dihajar Joshua Rahangnya Patah
Juventus 2-1 Roma: Si Nyonya Tua Kembali Berjuang Merebut Posisi Keempat