SportlinkNews - Keberhasilan Tim Indonesia di SEA Games 2025 Thailand menjadi modal berharga menatap tantangan yang sudah di depan mata, yakni Asian Games 2026.
Dengan torehan 91 medali emas, 112 perak, dan 130 perunggu, Merah Putih menutup pesta olahraga Asia Tenggara di posisi kedua klasemen akhir.
Sebuah capaian yang mempertegas konsistensi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama kawasan.
Baca Juga: Minim Menit Bermain, Miliano Jonathans Berpeluang Dipinjamkan FC Utrecht
Catatan 91 emas tersebut juga menempatkan SEA Games Thailand 2025 sebagai salah satu penampilan terbaik Indonesia saat berlaga di luar negeri.
Sepanjang sejarah, raihan emas terbanyak Indonesia sebagai tim tamu masih dipegang SEA Games Kuala Lumpur 1989 dengan 102 emas, disusul Manila 1991 dengan 92 emas.
Hasil di Thailand pun memperkaya daftar prestasi tersebut dan menjadi pijakan penting menuju level kompetisi yang lebih tinggi.
Baca Juga: Marc Marquez Jadi Kunci Bursa MotoGP 2027, Buka Peluang Balik ke Honda
Namun bagi para atlet, SEA Games bukanlah garis akhir. Ajang ini justru menjadi tahap awal dalam siklus prestasi yang lebih panjang, dengan Asian Games dan Olimpiade sebagai tujuan utama.
Intensitas persaingan yang lebih ketat serta kualitas lawan yang jauh lebih tinggi di Asian Games membuat evaluasi hasil SEA Games menjadi krusial.
Atlet panahan putri Indonesia, Diananda Choirunisa, menjadi salah satu contoh atlet yang memandang SEA Games sebagai batu loncatan.
Baca Juga: BWF World Tour Finals 2025: Popov Ukir Sejarah di Final, An Se-young Lanjutkan Dominasi
Peraih dua medali emas dari nomor recurve beregu dan individual putri ini menegaskan bahwa fokusnya kini tertuju pada persiapan jangka panjang.
"SEA Games bagi saya adalah target antara. Asian Games dan Olimpiade adalah tujuan yang lebih besar. Dari sini saya tahu apa saja yang harus ditingkatkan agar bisa bersaing di level yang lebih tinggi," ujar Diananda.
Semangat serupa juga datang dari petenis putri Indonesia, Janice Tjen.
Baca Juga: Final Ganda Putra BWF World Tour Finals 2025 Pastikan Juara Baru
Meski tampil gemilang di Thailand dengan menyumbangkan dua emas dari nomor beregu putri dan ganda putri, Janice menilai tantangan sesungguhnya baru akan dimulai pada Asian Games 2026 di Jepang.
"Ke depan masih ada Asian Games dan Olimpiade. Persaingannya tentu jauh lebih berat, tapi itu justru menjadi motivasi untuk terus berkembang dan membawa Indonesia berbicara di level dunia," kata Janice.
Pemerintah pun menegaskan arah pembinaan atlet kini difokuskan pada agenda besar tersebut.
Baca Juga: Charity Match APPI–I.League Himpun Rp265 Juta untuk Korban Bencana di Sumatera
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, menyatakan bahwa capaian di SEA Games 2025 akan dijadikan bahan evaluasi menyeluruh bagi setiap cabang olahraga.
"SEA Games Thailand menjadi tolok ukur awal. Dari sini kita evaluasi kekuatan, kelemahan, dan potensi atlet untuk persiapan Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028 Los Angeles," katanya.
"Harapannya, hasil di SEA Games ini benar-benar menjadi batu loncatan menuju prestasi dunia," ujar Erick kemudian.
Baca Juga: Usai Thailand Kalah Telak dari Indonesia, Miguel Rodrigo Putuskan Pensiun dari Futsal
Dengan Asian Games yang semakin dekat, prestasi di SEA Games Thailand 2025 pun tak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga pengingat bahwa pekerjaan besar masih menanti.
Bagi Indonesia, fokus kini bergeser dari dominasi regional menuju persaingan di panggung Asia dan dunia.
Artikel Terkait
Tambahan Dua Perunggu di Hari Terakhir, Indonesia Tuntaskan SEA Games 2025 dengan 333 Medali
Presiden Prabowo Puji Perjuangan Atlet Indonesia Usai Raih 91 Emas di SEA Games 2025
SEA Games 2025 Jadi Awal Optimisme Baru Polo Air Indonesia, Regenerasi Dinilai Berjalan
SEA Games 2025: Martina Ayu Pratiwi Sambar 5 Medali Emas, Ini Kata Pengamat Olahraga
Dari Rajamangala ke Malaysia: SEA Games 2025 Berakhir, Indonesia Finis Kedua