Demi Kepercayaan Publik, Timnas Indonesia Ditargetkan Juara Piala AFF 2026

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Selasa, 2 Juni 2026 | 23:38 WIB
Badan Tim Nasional Sumardji menerangkan perihal dua pemain baru yang masih ditunggu kehadirannya di TC tahap 2 SEA Games 2025, 5-27 November 2025. (ISTIMEWA)
Badan Tim Nasional Sumardji menerangkan perihal dua pemain baru yang masih ditunggu kehadirannya di TC tahap 2 SEA Games 2025, 5-27 November 2025. (ISTIMEWA)

SportlinkNews - PSSI membidik gelar juara Piala AFF 2026 sebagai momentum krusial untuk memulihkan kembali kepercayaan pencinta sepak bola tanah air yang sempat merosot. Target tinggi tersebut dipatok federasi menyusul hasil minor skuad Garuda yang dipastikan gagal ke Piala Dunia 2026.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) sekaligus anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Sumardji, mengakui adanya penurunan animo dan apresiasi dari publik setelah impian menuju panggung dunia kandas. Oleh sebab itu, turnamen antarnegara Asia Tenggara edisi kali ini diposisikan sebagai panggung pembuktian bagi para pemain untuk merebut kembali hati para suporter.

PSSI sangat berharap trofi perdana sepanjang sejarah partisipasi Indonesia di Piala AFF ini bisa menjadi penawar rindu sekaligus pemantik kebangkitan atmosfer sepak bola nasional. Melalui prestasi tertinggi tersebut, hubungan harmonis antara tim nasional dan pendukung setianya diharapkan dapat terajut kembali seperti sediakala.

Baca Juga: Penonton LaLiga di Stadion Membludak Tembus 11,6 Juta Selama Musim 2025/26

"Jujur saja, kami semua itu di PSSI sangat-sagamg merindukan dan kita tahu bahwa kita setelah kita tidak lolos ke Piala Dunia, kepercayaan terhadap publik terhadap timnas menurun ini. Real-nya seperti itu. Maka kami ingin membuktikan bahwa memang anak-anak kita ini memang layak untuk bisa diapresiasi dan layak untuk bisa mendapatkan tempat kembali seperti dulu lagi," kata Sumardji.

Sumardji merindukan magis dukungan penuh suporter yang selalu memadati area dalam maupun luar stadion setiap kali timnas bertanding. Dukungan masif tanpa celah tersebut dinilai menjadi fondasi utama yang memberikan energi tambahan bagi perjuangan para pemain di atas lapangan.

"Punya fans yang betul mengelu-elukan, punya fans yang ketika pertandingan di GBK mereka datang, di luar juga disempatkan datang. Kami merindukan seperti itu," ucapnya.

Baca Juga: Jonatan Christie Bidik Gelar Indonesia Open 2026, Awali Langkah dengan Kemenangan

Demi mewujudkan misi besar tersebut, manajemen Timnas Indonesia berkomitmen penuh untuk menyuntikkan motivasi maksimal serta memfasilitasi seluruh kebutuhan tim secara bertahap. PSSI optimistis, lewat kerja keras yang konsisten, skuad Garuda perlahan-lahan dapat membuktikan kapabilitas mereka dan memenangkan kembali kepercayaan masyarakat luas.

"Maka pelan-pelan, step by step, kami akan membuktikan, memberikan motivasi yang terbaik dan memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita agar supaya timnas ini ke depan kembali dipercaya lagi oleh seluruh fans Indonesia, masyarakat Indonesia," ujarnya.

Di sisi lain, Sumardji memberikan konfirmasi mengenai kebijakan strategis bersama pelatih John Herdman yang memisahkan komposisi pemain ke dalam dua tim berbeda. Pembagian kekuatan ini sengaja diterapkan untuk menyiasati agenda padat antara FIFA Matchday Juni 2026 melawan Oman dan Mozambik dengan persiapan Piala AFF 2026.

Baca Juga: 16 Pemain Barcelona Tampil di Piala Dunia FIFA 2026, Lima Pemain Jalani Debut

Pada agenda uji coba internasional bulan ini, Timnas Indonesia dipastikan menurunkan komposisi skuad terbaiknya yang didominasi oleh barisan pemain pilar utama. Tercatat hanya beberapa nama seperti Jay Idzes, Dean James, Mees Hilgers, serta Thom Haye dan Shayne Pattynama yang terpaksa menepi karena cedera maupun sanksi.

Kebijakan kontras akan diterapkan pada gelaran Piala AFF yang dijadwalkan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Komposisi Timnas Indonesia untuk turnamen regional tersebut dipastikan bertumpu penuh pada talenta-talenta lokal yang merumput di kompetisi domestik.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X