SportlinkNews - PSSI menegaskan ASEAN Championship 2026 bukan sekadar turnamen pelengkap kalender Timnas Indonesia.
Di tengah anggapan warganet yang menjulukinya sebagai "Piala Ciki", federasi justru memandang ajang tersebut sebagai kesempatan emas untuk mengakhiri penantian panjang Timnas Indonesia meraih gelar senior pertama di kawasan.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengatakan, PSSI sama sekali tidak sependapat dengan pandangan yang meremehkan nilai ASEAN Championship atau yang sebelumnya dikenal sebagai Piala AFF.
Baca Juga: Penghormatan Emosional Cristiano Ronaldo untuk Luka Modric di Piala Dunia 2026
Baginya, belum pernahnya Indonesia mengangkat trofi justru menjadi alasan mengapa turnamen ini harus diperlakukan dengan sangat serius.
"Jujur saja saya tidak sependapat kalau AFF dianggap turnamen ecek-ecek atau netizen menyebutnya 'Piala Ciki'. Karena buktinya, sampai hari ini, sejak Indonesia merdeka, timnas senior kita belum pernah menjadi juara," ujar Sumardji dalam acara Water Break PSSI Pers di N Brand Experience Center, Jakarta, Jumat, 3 Juli 2026.
"Justru itu menjadi tantangan bagi kami untuk menjadikan 2026 sebagai momentum meraih gelar."
Baca Juga: Pemain Persib Jalani Latihan Mandiri, Igor Tolic Siapkan Latihan Perdana dengan Pemain Baru
Menurut mantan Manajer Timnas Indonesia ini, ASEAN Championship tetap memiliki gengsi tinggi sebagai kompetisi antarnegara Asia Tenggara.
Karena itu, seluruh persiapan dilakukan dengan pendekatan yang berbeda dibanding edisi-edisi sebelumnya, mulai dari pemusatan latihan jangka panjang, seleksi pemain, hingga dukungan penuh kepada tim pelatih.
Ia optimistis target juara bukan sesuatu yang mustahil. Keyakinan itu didasari kualitas staf kepelatihan yang dinilai kompeten serta semakin banyaknya pemain diaspora yang memperkuat kompetisi domestik sehingga memperluas pilihan skuad.
Baca Juga: Demi Loyalitas pada Chelsea, Real Madrid Tampik Spekulasi Enzo Fernandez
"Momentum ini harus kita manfaatkan. Tugas PSSI adalah mendukung seluruh kebutuhan tim pelatih agar persiapan berjalan maksimal sehingga target yang kita inginkan bisa tercapai," imbuhnya.
Pandangan senada disampaikan pengamat sepak bola Marco Tampubolon, yang menilai label "Piala Ciki" tidak mencerminkan nilai historis ASEAN Championship bagi sepak bola Indonesia.
Meski bukan bagian dari kalender resmi FIFA, turnamen tersebut tetap memiliki arti penting karena selalu menjadi panggung utama persaingan negara-negara Asia Tenggara.
Baca Juga: Portugal 2 vs Kroasia 1: Laga Penuh Anulir
Menurutnya, hampir seluruh generasi pencinta sepak bola Indonesia tumbuh bersama turnamen yang pertama kali digelar pada 1996 itu.
Dari ajang tersebut, publik mengenal banyak bintang Asia Tenggara sekaligus menyaksikan perjalanan Timnas Indonesia yang enam kali mencapai final, tetapi belum pernah berhasil membawa pulang trofi.
"Dan apapun yang memakai label timnas selalu penting bagi suporter Indonesia. AFF juga punya nilai sejarah dan romantisme yang kuat," ungkap Marko.
Baca Juga: Liverpool FC Bangun Monumen Mengharukan untuk Diogo Jota dan Andre Silva di Anfield
"Kita sudah enam kali masuk final, tetapi belum pernah juara, sementara Thailand dan Vietnam sudah bolak balik juara, bahkan Malaysia sudah lebih dulu merasakan gelar," tambahnya.
Ia menilai ukuran kebesaran sebuah tim nasional bukan ditentukan oleh perdebatan mengenai level sebuah kompetisi, melainkan dari jumlah trofi yang berhasil diraih.
"Tidak perlu membandingkan satu turnamen dengan turnamen lain. Yang terpenting adalah meraih gelar. Kebesaran timnas diukur dari koleksi trofinya. Setelah enam kali gagal di final, kini saatnya Indonesia menjuarai ASEAN Championship 2026," ujarnya.
Baca Juga: Kabar Baik dari Timnas Inggris Jelang Melawan Meksiko
Artikel Terkait
Demi Kepercayaan Publik, Timnas Indonesia Ditargetkan Juara Piala AFF 2026
Gol Tunggal Dafa Al Gazani Bawa Timnas Indonesia U-19 Raih Peringkat Ketiga Piala AFF
Komisi X DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Lee Baker dan Luke Vickery untuk Timnas Indonesia
Sambut ASEAN Hyundai Cup 2026, PSSI Pers Gelar Diskusi Target Gelar Pertama Timnas Indonesia
Demi Kejar Gelar ASEAN Championship 2026, Timnas Indonesia Jalani TC Panjang di Bali