SportlinkNews - Final Srikandi Merdeka Cup 2026 bukan sekadar panggung untuk memburu trofi bagi Garuda Pertiwi.
Duel menghadapi Thailand di Supersoccer Arena, Kudus, Minggu, 23 Agustus 2026, justru menjadi ujian penting bagi Timo Scheunemann untuk melihat seberapa jauh perkembangan tim yang sedang dibangunnya.
Timo mengaku sejak awal menginginkan kesempatan menghadapi Thailand. Keinginan tersebut akhirnya terwujud setelah Garuda Pertiwi memastikan tiket final dengan menyingkirkan Yordania 3-0 pada semifinal, Jumat, 21 Agustus malam.
Baca Juga: Jorge Martin Cuek dengan Komentar Orang Soal Kepindahannya ke Yamaha
Pelatih Garuda Pertiwi itu bahkan sejak awal telah menetapkan target sederhana, yakni membawa anak asuhnya menjalani lima pertandingan selama turnamen.
Baginya, semakin banyak pertandingan internasional yang dimainkan, semakin besar pengalaman yang diperoleh para pemain muda.
"Gol saya pribadi adalah bermain lima kali. Syukur-syukur pertandingan kelima final. Kalau pertandingan kelima untuk tempat ketiga, kami juga syukuri, karena yang paling penting adalah pengalaman bertanding internasional," ujar Timo dalam pra-pertandingan, Sabtu, 22 Agustus.
Baca Juga: Ini Dia Target Garudayaksa FC di Kompetisi Super League 2026/27
Kini target tersebut terwujud dalam bentuk yang lebih istimewa. Pertandingan kelima Garuda Pertiwi adalah final dan lawan yang dihadapi merupakan Thailand, tim yang selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan sepak bola putri di kawasan Asia Tenggara.
Bagi Timo, kondisi itu menghadirkan kesempatan untuk mendapatkan gambaran yang lebih nyata mengenai level permainan Garuda Pertiwi.
"Ambisi pribadi ingin ketemu Thailand. Dan itu bukan hanya ambisi saya, itu ambisi semua pemain. Kami ingin melihat seberapa jauh kita sudah mendekati Thailand, seberapa jauh kita sudah mendekati permainan Thailand," katanya.
Baca Juga: Persebaya Gelar Pemusatan Latihan di Thailand, Bangun Kekuatan Kolektif Menjelang Super League
Pertandingan tersebut sekaligus menjadi semacam rapor awal dari proses pembentukan Garuda Pertiwi. Timo menyebut timnya merupakan bagian dari generasi baru sepak bola putri Indonesia yang dibangun melalui proses seleksi dan pembinaan secara sistematis.
"Kita generasi baru. Kita hasil pemilihan yang sistematik. Kita hasil kerja sama yang apik antara Djarum Foundation Bakti Olahraga dan PSSI," tuturnya.
Karena itu, hasil akhir tetap penting, tetapi bukan satu-satunya ukuran. Timo ingin melihat bagaimana para pemainnya bereaksi ketika berhadapan dengan tim yang memiliki kualitas dan pengalaman berbeda.
Baca Juga: Persib Bersiap Hadapi Persaingan di Level Asia, Manila Digger Jadi Cobaan Pertama
Thailand sendiri bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Performa mereka sepanjang turnamen menunjukkan kekuatan yang cukup solid, baik dalam urusan mencetak gol maupun menjaga pertahanan.
Timo pun memilih menyimpan rapat-rapat rancangan permainan yang akan diterapkan untuk menghadapi Thailand. Ia memastikan sudah memiliki sejumlah skenario untuk meredam kekuatan lawan, tetapi enggan membuka detailnya.
Artikel Terkait
Srikandi Merdeka Cup 2026: Thailand Sapu Bersih Grup B, Singapura Dihantam 6-0
Singapura U-16 Petik Pelajaran Berharga dari Srikandi Merdeka Cup
Srikandi Merdeka Cup 2026: Menang 3-1, Putri Nusantara Tetap Gagal ke Semifinal
Srikandi Merdeka Cup 2026: Xuan Son Menggila, Vietnam Singkirkan Malaysia dan Melaju ke Final
Thailand U-16 Hantam Malaysia 5-1, Tiket Final Srikandi Merdeka Cup di Tangan