SportlinkNews - Timnas Indonesia harus mengubur mimpi tampil di Piala Dunia 2026 setelah tersingkir di putaran keempat Kualifikasi zona Asia.
Dua kekalahan beruntun dari Arab Saudi dan Irak membuat Skuad Garuda finis sebagai juru kunci Grup B, sekaligus menandai akhir perjalanan mereka dalam upaya mencatat sejarah baru di sepak bola nasional.
Sorotan utama publik pun tertuju pada Patrick Kluivert, pelatih asal Belanda yang dianggap gagal mengangkat performa tim.
Baca Juga: Lionel Messi Bersinar di MLS, Cetak 2 Gol Disaksikan Pemain Timnas Argentina
Sejumlah keputusan kontroversialnya, terutama saat melawan Arab Saudi, menjadi titik awal kritik yang terus mengalir deras.
Gelombang ketidakpuasan di media sosial bahkan menjadikan tagar #KluivertOut sebagai simbol kemarahan suporter.
Namun, kritik tidak hanya datang dari publik dalam negeri.
Baca Juga: Mereka Tetap Kstaria Meski Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia
Media Vietnam, Znews, juga menyoroti kegagalan Indonesia dan menyebut PSSI telah melakukan kesalahan besar dengan menunjuk Kluivert sebagai pelatih kepala.
Dalam analisis tajamnya, Znews menilai bahwa PSSI terlalu mengandalkan reputasi masa lalu Kluivert sebagai pemain hebat tanpa mempertimbangkan pengalaman kepelatihannya yang terbatas.
“Kluivert memiliki reputasi besar saat bermain, tetapi sebagai pelatih, ia minim pengalaman,” tulis Znews.
Baca Juga: Tendangan Penalti Jadi Momok Bagi Bintang Eropa di Kualifikasi Piala Dunia 2026
“Sebelum datang ke Indonesia, ia tidak memiliki rekam jejak kepelatihan yang signifikan."
"Ini bisa menjadi kesalahan terbesar dalam keseluruhan strategi PSSI.”