Media tersebut menyoroti bahwa keputusan PSSI merekrut pelatih Belanda didasari pandangan keliru bahwa hanya pelatih dari negeri itu yang mampu memahami filosofi permainan modern.
Baca Juga: Patrick Kluivert Bela Pemain Timnas Indonesia, Singgung Ranking FIFA Usai Gagal ke Piala Dunia 2026
PSSI disebut terinspirasi oleh kesuksesan pelatih-pelatih Belanda seperti Guus Hiddink dan Dick Advocaat yang membawa Korea Selatan ke level tinggi.
Namun, menurut Znews, Kluivert tidak memiliki kualitas dan pengalaman setara dengan para seniornya.
Znews bahkan menilai gaya permainan Indonesia di bawah Kluivert seperti “raksasa dengan otak kecil” — kuat secara fisik dan energik, tetapi minim strategi dan fleksibilitas taktik.
Dalam delapan laga bersama Kluivert, Indonesia hanya meraih tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan empat kekalahan.
Catatan ini dinilai sangat kontras dengan era Shin Tae-yong yang mampu menanamkan disiplin, kepercayaan diri, dan keberanian menghadapi tim-tim kuat di Asia.
“Shin memahami sepak bola Asia dengan baik dan tahu cara memaksimalkan potensi pemainnya,” tulis Znews.
Baca Juga: Dewa United Banten Resmi Kenalkan Pelatih Barunya dari Spanyol, Siap Bersaing di IBL dan BCL Asia
“Sementara Kluivert mencoba menerapkan filosofi Eropa kepada tim yang sangat berbeda.”
Pada bagian akhir, Znews menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan sosok pelatih dengan kecerdasan taktik, bukan figur terkenal yang hanya membawa popularitas.
“Kluivert mungkin simbol indah bagi sepak bola Indonesia, tetapi ia bukan orang yang bisa membawa Garuda ke Piala Dunia."
Baca Juga: Saat Mimpi Garuda Diuji Bukan Takluk
"Indonesia membutuhkan otak strategis, bukan wajah mencolok penuh ilusi,” tutup Znews.
Artikel Terkait
Mikel Arteta Catat Rekor 300 Pertandingan Bersama Arsenal Saingi Arsene Wenger
Bakal Ditinggal Mike Maignan, AC Milan Bidik Dua Kiper Baru
Dua Kali Kalah di Kandang Bikin Mario Lemos Evaluasi Seluruh Pemain Persijap di Jeda Internasional
PON Bela Diri 2025 Jadi Proyek Percontohan Model Multi-Event Tematik KONI
Suporter PSM Makassar Berharap Besar Pada Sang Pelatih Caretaker Ahmad Amiruddin