SportlinkNews - Patrick Kluivert resmi berpisah dengan Timnas Indonesia setelah PSSI mengumumkan penghentian kerja sama secara resmi pada Kamis (16/10/2025).
Keputusan ini menandai akhir perjalanan pelatih asal Belanda itu yang baru menjalani masa tugas kurang lebih 10 bulan sejak ditunjuk pada Januari lalu.
Penunjukan Kluivert pada awal tahun sempat menimbulkan perdebatan di kalangan pecinta sepak bola nasional.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Liga Italia Serie A Pekan Ketujuh, Duel Lecce vs Sassuolo Jadi Laga Pembuka
Banyak pendukung Timnas Indonesia merasa kecewa karena pergantian pelatih dilakukan setelah mereka sudah terlanjur menaruh simpati besar kepada Shin Tae-yong.
Terlebih lagi, alasan pemecatan pelatih asal Korea Selatan tersebut tidak dijelaskan secara rinci oleh federasi.
Kehadiran Kluivert awalnya diharapkan mampu membawa Timnas Indonesia tampil lebih agresif dan kompetitif di kancah internasional.
Baca Juga: AC Milan dan Emirates Perpanjang Kontrak Kemitraan yang Telah Berlangsung Sejak 2007
Namun, harapan itu tak berbuah manis. Di bawah kepemimpinannya, skuad Garuda gagal melangkah ke Piala Dunia 2026 meski dihuni sejumlah pemain berkualitas.
Hasil tersebut membuat tekanan terhadap PSSI meningkat, hingga akhirnya keputusan pemutusan kontrak diambil melalui mekanisme mutual termination atau kesepakatan bersama.
Dalam pernyataan resminya, PSSI menjelaskan bahwa pemutusan kerja sama ini juga mencakup seluruh staf kepelatihan yang tergabung dalam tim pelatih Timnas Indonesia.
Baca Juga: Patrick Kluivert Kelar, Ini Besarnya Uang Pesangon Jika PSSI Memecatnya
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap arah pembinaan sepak bola nasional.
“Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination,” tulis PSSI dalam keterangan resminya.