SportlinkNews - Penyerang timnas Indonesia, Ramadhan Sananta, masih belum bisa melupakan rasa kecewa setelah tim Merah Putih gagal melaju ke Piala Dunia 2026.
Pemain muda yang kini merumput di Liga Malaysia itu menjadi bagian dari skuad Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, namun langkah mereka harus terhenti setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak.
Kegagalan tersebut menjadi pukulan berat bagi seluruh skuad Garuda, mengingat kesempatan tampil di ajang sepak bola paling prestisius dunia itu sudah berada di depan mata.
Baca Juga: Dari Go Ahead Eagles ke Timnas Indonesia, Begini Transformasi Jay Idzes
Kekalahan beruntun membuat peluang Indonesia tertutup, sekaligus menandai akhir perjalanan pelatih Patrick Kluivert, yang gagal membawa tim mencapai target utama.
Sananta mengakui, suasana tim masih diselimuti kesedihan pasca hasil tersebut.
Ia menilai, para pemain sudah berjuang maksimal di lapangan, namun hasil akhir belum berpihak kepada Indonesia.
Baca Juga: Kebangkitan DKI Jakarta! Geser Jawa Barat di Dua Hari Terakhir PON Bela Diri 2025
“Tentu saja kami belum bisa menerima kekalahan ini karena semua penggemar berharap Indonesia lolos ke Piala Dunia,” ujar Ramadhan Sananta dikutip dari Stadium Astro.
Pemain berusia 22 tahun itu juga menyampaikan apresiasinya kepada para suporter yang tetap memberikan dukungan luar biasa meskipun hasilnya tidak sesuai harapan.
Ia berharap pengalaman di babak kualifikasi ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pemain untuk menatap masa depan dengan semangat baru.
Baca Juga: Hasil Super League: Bermain dengan 10 Orang Persik Kediri Tahan Imbang PSM Makassar
Mantan penyerang Persis Solo tersebut menyadari bahwa perjuangan di level internasional membutuhkan konsistensi dan kesiapan mental tinggi.
Menurutnya, setiap negara memiliki kekuatan besar, dan Indonesia harus terus berkembang agar mampu bersaing di level Asia.