timnas

Simon Tahamata: Timnas Indonesia Butuh Pemain Berkarakter, Bukan Sekadar Berbakat

Minggu, 9 November 2025 | 19:00 WIB
Simon Tahamata menegaskan fondasi utama pembinaan pemain muda Timnas Indonesia adalah karakter dan keberanian, bukan hanya teknik. (PSSI)

SportlinkNews - Kepala Pemandu Bakat PSSI, Simon Tahamata, menegaskan bahwa sepak bola bukan sekadar urusan bakat.

Menurutnya, faktor mental dan karakter justru menjadi fondasi utama untuk membentuk pemain masa depan yang tangguh dan siap mengangkat prestasi Timnas Indonesia ke level yang lebih tinggi.

Mantan pemain Ajax Amsterdam dan Timnas Belanda itu dipercaya PSSI untuk membangun sistem pembinaan jangka panjang melalui program pemantauan bakat di berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga: Puma Luncurkan Bola Musim Dingin untuk Kompetisi LaLiga 2025/26

Sejak menjabat, Simon aktif berkeliling dari satu kota ke kota lain untuk menilai langsung potensi pemain muda.

Dalam perjalanannya, Simon mengaku menemukan banyak pemain berbakat.

Namun, ia menekankan bahwa dalam memilih calon pemain, dirinya memiliki standar tersendiri.

Baca Juga: Tuduhan Monopoli Tiket Laga Timnas Indonesia, Garuda Saudi: Itu Hoaks

Bagi Simon, bakat alami memang penting, tetapi keberanian, konsistensi, dan mental pantang menyerah jauh lebih berharga.

“Saya mencari pemain di semua posisi, striker, gelandang, sayap kiri, sayap kanan, dan bek."

"Yang saya cari bukan hanya yang bisa bermain bagus, tapi yang berani duel satu lawan satu untuk memperebutkan bola,” ujar Simon, dikutip dari laman resmi PSSI, Minggu (9/11/2025).

Baca Juga: Hasil Super League: PSM Makassar Unggul Tipis dari Dewa United, Hilman Syah Gacor di Bawah Mistar

Simon menilai, pemain yang berani mengambil risiko, bahkan ketika gagal, justru memiliki peluang lebih besar berkembang.

Halaman:

Tags

Terkini