SportlinkNews - Dinamika pemanggilan pemain kembali mewarnai persiapan Timnas Indonesia U-23 menjelang SEA Games 2025 Thailand.
Di tengah pemusatan latihan yang berjalan ketat, pelatih Indra Sjafri mengungkap bahwa tidak semua pemain bisa penuh waktu berada di kamp latihan.
Kompetisi liga yang masih berlangsung membuat beberapa klub meminta pemain mereka untuk kembali memperkuat tim di level domestik.
Indra menjelaskan bahwa setiap keputusan pemulangan pemain selalu mengikuti mekanisme resmi. Begitu klub melayangkan surat ke PSSI, tim pelatih harus menyesuaikan diri dengan permintaan tersebut.
Baca Juga: Jafar/Felisha Awali Kebangkitan, Raih Kemenangan Meyakinkan di Australian Open 2025
"Ada beberapa surat yang masuk, dan semuanya dikirimkan PSSI kepada kami. Kalau pelatih klub tidak punya opsi lain dan membutuhkan pemain kembali, kami persilakan," kata Indra di Stadion Pakansari, Kab. Bogor, Selasa, 18 November 2025.
"Ada dari PSM, PSIM, Persita. Silakan dicek nanti siapa saja," tambahnya.
Meski demikian, Indra memastikan bahwa situasi ini bukan masalah besar. Ia menegaskan pola seperti ini sudah pernah dilakukan, termasuk ketika Timnas tampil di SEA Games 2023.
Para pemain yang dipulangkan sementara akan kembali ke timnas setelah menyelesaikan kebutuhan klub.
Baca Juga: Barcelona Luncurkan Jersey Keempat yang Terinspirasi dari Kemenangan Clasico 2005 di Bernabeu
"Liga tetap jalan, TC tim nasional juga berjalan dengan baik. Polanya sudah pernah kita lakukan," ujarnya.
Tak hanya pemain lokal, situasi serupa juga terjadi pada pemain abroad. Nama-nama seperti Ivar Jenner, Marselino Ferdinan, Mauro Zijlstra, hingga Dion Markx masih belum memiliki kepastian untuk bergabung.
Hal ini terjadi karena SEA Games bukan agenda FIFA Matchday, sehingga klub memiliki hak penuh untuk melepas atau menahan pemain.
"Saya harus klarifikasi, semua pemain abroad belum pasti bisa gabung. PSSI lewat Pak Ketum sedang melobi klub mereka," tegas Indra.
Baca Juga: Neymar, Sang Raja yang Akan Dilucuti Takhta
"Jadi jangan dulu bilang Ivar atau Marselino pasti datang. Kami menunggu jawaban resmi klub."
Indra memastikan bahwa timnas tetap menjaga komunikasi yang baik dengan klub, baik di dalam maupun luar negeri. Menurutnya, hubungan tersebut penting agar kebutuhan tim nasional dan klub bisa berjalan seimbang.
Dengan waktu yang semakin singkat menuju keberangkatan, Indra menargetkan finalisasi skuad akan segera rampung. Ia berharap komposisi terbaik dapat hadir, baik dari liga domestik maupun pemain yang merumput di luar negeri.
"Kita dituntut memberikan yang terbaik. Karena itu, pemain terbaik juga harus kita ajak," tutupnya.