FIFA Series 2026 ini akan menjadi ujian pertama bagi pelatih kepala John Herdman, yang menangani Timnas sejak Januari lalu.
Hubner mengungkapkan bahwa komunikasi awal dengan pelatih asal Kanada tersebut memberikan gambaran jelas tentang arah perkembangan tim.
“Saya berbicara dengan pelatih beberapa bulan lalu. Itu percakapan yang sangat baik. Dia ingin membawa kami ke level berikutnya dan membantu kami berkembang,” kata Hubner.
Baca Juga: WorldSBK Kembali ke Algrave Portimao, Nicolo Bulega Kandidat Kuat Juara
Rekam jejak Herdman di level internasional juga menjadi sumber optimisme bagi sang bek.
“Saya tahu dia pernah melatih tim nasional Kanada dan melakukan pekerjaan yang sangat baik. Saya pikir dia bisa membantu saya berkembang dan juga tim nasional,” ujar Hubner.
Meski Indonesia gagal lolos kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, namun Hubner menilai suasana dalam skuat sangat positif.
Baca Juga: Mercedes Siapkan Livery Khusus Menuju Grand Prix F1 Jepang
“Kami tidak menyangka beberapa hasil yang terjadi, tetapi perasaan di dalam tim sangat bagus,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Indonesia masih memiliki ruang besar untuk berkembang dan ambisi jangka panjang yang jelas.
“Kami masih bisa berkembang jauh lebih baik. Kami bermimpi untuk bermain di Piala Dunia atau melakukan hal yang lebih baik di Piala Asia,” tegasnya.
Baca Juga: FIFA Series 2026 Jadi Ujian Standar Dunia bagi Timnas Indonesia
Hubner yang pernah memperkuat Wolverhampton Wanderers juga mengungkapkan bahwa kedekatannya dengan Indonesia semakin kuat sejak pertama kali membela tim nasional tiga tahun lalu.
“Saya merasakan koneksi yang semakin kuat dengan Indonesia. Setiap kali saya datang ke sini, rasanya seperti pulang sungguhan,” kata Hubner.
Ia juga menyoroti dukungan masyarakat Indonesia yang menurutnya selalu hadir dalam berbagai situasi. “Orang-orang di Indonesia memiliki hati yang baik dan akan selalu mendukung kami apa pun yang terjadi,” ucapnya.