SportlinkNews - Kepindahan Megawati Hangestri ke klub Turki, Manisa BBSK, mendapat sorotan tajam dari media Korea Selatan.
Sejumlah media di Negeri Ginseng menyebut bahwa klub barunya hanya memanfaatkan nama besar Megatron untuk mendongkrak pamor dan daya tarik liga mereka.
Bahkan, ada yang menilai langkah Megawati ke Turki sebagai kemunduran, menyindir bahwa liga tersebut tak selevel dengan kompetisi voli di Korea atau Jepang.
Sindiran itu langsung ditanggapi keras oleh media Turki. Mereka menyebut komentar dari Korea tidak adil dan menyepelekan langkah besar Megawati yang justru membuka jalan untuk tampil di Eropa.
Media Turki bahkan balik menyindir agar liga Korea Selatan lebih introspektif dan menghargai keputusan pemain.
Megawati sendiri kini bersiap memulai petualangan baru di Kadinlar 1. Ligi, kasta kedua liga voli putri Turki, bersama Manisa BBSK.
Baca Juga: Timnas U-17 Indonesia Uji Kekuatan Lawan Afrika Selatan dan Tajikistan di Piala Kemerdekaan 2025
Meski bukan klub besar seperti VakifBank atau Fenerbahçe, Manisa memiliki ambisi besar untuk promosi ke Sultanlar Ligi, kompetisi tertinggi voli putri Turki.
Kehadiran Megatron dianggap sebagai bagian penting dari proyek kebangkitan klub tersebut.
Beberapa kalangan sempat mempertanyakan mengapa Megawati tak langsung bergabung ke klub liga utama.
Salah satu legenda voli Turki, Neslihan Demir, disebut menyayangkan hal ini—meskipun belum ada konfirmasi langsung atas pernyataannya.
Baca Juga: Man United Incar Dusan Vlahovic, Premier League Siap Jadi Arena Adu Tajam Striker Eropa
Namun yang pasti, sorotan dan ekspektasi terhadap Megawati sangat tinggi di Turki.
Artikel Terkait
Megawati Hangestri Bikin Legenda Voli Putri Turki Terkejut, Pelatih Fenerbahce Kecewa
Mural Lamine Yamal di Barcelona Dirusak dengan Referensi Dwarfisme
Perburuan Striker: Newcastle Sodorkan Rp 1,5 Triliun untuk Benjamin Sesko, Lebih Tinggi dari Tawaran Manchester United
Ini Cerita Dejan Racic Ungkap Hasratnya Bermain di Indonesia Super League Setelah Dipinang Bhayangkara FC
Fajar/Fikri Lanjut Berpasangan, Rian/Yeremia Dicoba di China Masters dan Korea Open