Bersama klub Korea Selatan itu, Megawati tampil impresif hingga membawa timnya melaju ke partai final.
“Saya sejujurnya tidak mau main di luar tahun ini karena habis dari Korea."
"Ekspektasi orang tinggi, tapi hanya saya yang tahu kondisi tubuh saya,” kata Megawati.
Ia menegaskan bahwa keputusannya untuk sementara bermain di Indonesia murni dari keinginan pribadi, tanpa paksaan dari pihak manapun.
Meski demikian, Manisa BBSK terus melakukan pendekatan.
Baca Juga: Lima Pemain Persib Siap Terjun di Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Jeddah
Megawati mengaku mendapat beberapa kali tawaran hingga akhirnya luluh, dengan syarat yang tidak biasa.
Klub Turki itu harus memberikan izin kepadanya untuk tetap tampil di Livoli hingga SEA Games.
“Turki sudah menghubungi lima kali. Akhirnya saya setuju dengan syarat bisa main di Livoli bulan Oktober–November, lalu SEA Games di Desember,” ujarnya.
Baca Juga: Gagal Cetak Brace untuk Persib Andrew Jung Kecewa Gol Keduanya Dianulir
Permintaan itu diterima Manisa BBSK meski konsekuensinya mereka harus kehilangan Megawati setidaknya selama tiga bulan pertama kompetisi.
Keputusan ini sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di publik terkait keterlambatan Megawati bergabung dengan timnya di Turki.
“Ini risiko mereka melepas saya, dan mereka mengiyakan."
Artikel Terkait
Monaco 2-2 Manchester City: Dua Gol Haaland Dibuyarkan Penalti Kontroversial
Media Korea Kritik Federasi Sepak Bola Malaysia karena Dianggap Pengecut
Presenter Baru Liga Champions Ini Bikin Penggemar Tergila-gila
Napoli 2-1 Sporting: Conte Jawab Keretakan Hubungan dengan De Bruyne
KONI Sulteng Antusias Sambut PON Bela Diri 2025, Kirim 56 Atlet dari 8 Cabor