SportlinkNews - Fase reguler Proliga 2026 memasuki penentuan terakhir.
Seri pamungkas di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, 19 Februari-1 Maret 2026 akan menjadi panggung penentuan, khusus di sektor putri yang masih menyisakan dua tiket menuju final four.
Di putri, dua tiket empat besar sudah dulu diamankan oleh, yakni Jakarta Pertamina Enduro dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Pertamina Enduro memimpin klasemen dengan 24 poin, tepat di atas Gresik Phonska yang mengoleksi 23 poin.
Baca Juga: Vinicius Jr Jadi Agen Mbappe dan Bellingham, Galacticos Baru Real Madrid Dimulai?
Perolehan tersebut membuat keduanya tak mungkin terlempar dari zona aman, meski masih menyisakan laga di Sentul nanti.
Artinya, persaingan sesungguhnya terjadi di bawah mereka. Empat tim masih saling sikut demi dua slot tersisa. Mereka yakni Jakarta Electric PLN (18 poin), Jakarta Livin Mandiri (16 poin), Jakarta Popsivo Polwan (14 poin), dan Bandung BJB Tandamata (12 poin).
Atmosfer Ramadan membuat jadwal pertandingan di Sentul digelar satu laga per hari, seluruhnya pukul 20.30 WIB.
Baca Juga: Heboh Carlo Ancelotti Ciuman dengan Tiga Wanita Brasil Sekaligus di Depan istrinya
Duel pembuka langsung menyajikan partai krusial antara Popsivo Polwan kontra Bandung BJB Tandamata, Kamis, 19 Februari. Laga ini bisa menjadi titik balik bagi salah satu tim untuk menjaga asa.
Sehari berselang, Gresik Phonska menghadapi Electric PLN, sebelum Livin Mandiri menantang BJB pada Minggu, 22 Februari.
Pekan berikutnya, laga tak kalah menarik tersaji ketika Gresik Phonska berhadapan dengan Pertamina Enduro, 26 Februari 2026, disusul Popsivo melawan Medan Falcons pada 17 Februari, dan Livin Mandiri kontra Electric PLN di 1 Maret 2026.
Baca Juga: Ronaldo Protes Ketimpangan Finansial di Al Nassr, Jorge Jesus Pasang Badan
Berbeda dengan sektor putri, komposisi final four putra justru sudah dipastikan lengkap sejak seri Bojonegoro.
Jakarta LavAni Livin Transmedia memimpin klasemen dengan 24 poin, diikuti Jakarta Bhayangkara Presisi (16 poin), Surabaya Samator (8 poin), dan Jakarta Garuda Jaya (5 poin).
Meski demikian, dua laga terakhir tetap digelar untuk menuntaskan fase reguler, yakni Garuda Jaya versus Samator, 21 Februari 2026 dan Garuda Jaya kontra Medan Falcons Tirta Bhagasasi, 18 Februati.
Baca Juga: Tolak Chelsea, Yan Diomande Kini Diburu Arsenal hingga Liverpool dengan Harga Rp1,9 Triliun
Secara matematis, Medan Falcons sudah tak memiliki peluang menembus empat besar.
Dengan jarak poin yang rapat dan jadwal yang padat dalam nuansa Ramadan, seri Sentul dipastikan menghadirkan tensi tinggi. Khusus sektor putri, setiap set dan setiap poin akan menentukan nasib menuju final four.
Artikel Terkait
Proliga 2026: LavAni Perkasa, Rekor Tak Terkalahkan Terjaga usai Tekuk Bhayangkara 3-0
Tampil Solid, Jakarta Pertamina Enduro Perkokoh Posisi Papan Atas Proliga 2026
Putri Jakarta Electric PLN Ikuti Jejak Jakarta Pertamina Enduro ke Final Four Proliga 2026
LavAni Tetap Sempurna dan Kunci Gelar Putaran Kedua Proliga 2026
Dua Kali Dikalahkan JPE, Popsivo Harus Tunda Ambisi ke Final Four Proliga 2026