Gresik Phonska Plus Kirim Sinyal Kuat Jelang Final Four Proliga 2026

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Jumat, 27 Februari 2026 | 21:36 WIB
Langkah meyakinkan ditunjukkan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia pada penutup babak reguler Proliga 2026. Menghadapi juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro di GOR Candradimuka, Gresik menang 3-0. (PBVSI)
Langkah meyakinkan ditunjukkan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia pada penutup babak reguler Proliga 2026. Menghadapi juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro di GOR Candradimuka, Gresik menang 3-0. (PBVSI)

SportlinkNews - Langkah meyakinkan ditunjukkan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia pada penutup babak reguler Proliga 2026.

Menghadapi juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro di GOR Candradimuka Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Kamis, 26 Februari 2026, kemarin malam, tim asal Kota Pudak menang telak tiga set langsung 25-20, 25-20, 25-17.

Sejak awal pertandingan, Gresik tampil agresif dan konsisten menekan. Duet pemain asing Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko menjadi motor serangan yang sulit dibendung. Variasi serangan yang rapi membuat pertahanan JPE kerap goyah.

Baca Juga: Atlet Terseksi di Dunia Bergaya di Milan Fashion Week

Sebaliknya, kubu Pertamina Enduro yang diperkuat Megawati Hangestri tak mampu keluar dari tekanan. Sejumlah kesalahan sendiri membuat ritme permainan mereka tak berkembang, hingga akhirnya harus mengakui dominasi lawan.

Pelatih Gresik, Alessandro Lodi, menegaskan kemenangan ini bukan sekadar formalitas, meski kedua tim sudah memastikan tiket final four. Menurutnya, laga ini menjadi pernyataan kesiapan timnya menatap fase krusial.

"Pertandingan ini memang tidak menentukan posisi ke final four, tetapi kami ingin menunjukkan level permainan kami yang sesungguhnya. Sejak awal kami instruksikan untuk bermain menekan," ungkap pelatih asal Italia tersebut.

Baca Juga: Spotify Camp Nou Bakal Dibanjiri 62.000 Penggemar Barcelona Jadi Rekor Jumlah Terbesar

Lodi berharap performa impresif ini berlanjut hingga babak empat besar dan grand final. Targetnya jelas: membawa Gresik menutup musim dengan gelar juara.

Kapten tim, Medi Yoku, turut mengapresiasi kerja kolektif rekan-rekannya. Ia menilai strategi bertahan yang solid menjadi fondasi kemenangan sebelum akhirnya mengoptimalkan serangan.

"Semua bermain luar biasa. Kami fokus memperkuat pertahanan lebih dulu, lalu memaksimalkan peluang menyerang sesuai arahan pelatih," tutur Medi.

Baca Juga: Van Gastel Minta Pemainnya Waspada Menghadapi PSBS Biak di Maguwoharjo

Hasil ini memastikan Gresik Phonska Plus finis di puncak klasemen reguler dengan 29 poin dari 10 kemenangan.

Perolehan tersebut tak lagi terkejar oleh Jakarta Pertamina Enduro yang menutup fase ini di peringkat kedua dengan 24 poin hasil delapan kemenangan.

Sementara itu, perebutan dua tiket tersisa menuju final four masih memanas. Ada tiga tim yang memperebutkan dua tempat tersisa, yakni Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Electric PLN Mobile, dan Jakarta Livin' Mandiri.

Baca Juga: Persijap Jepara Boyong Yoo Jae-hoon untuk Latih Kiper Laskar Kalinyamat

Persaingan menuju final four pun dipastikan berlangsung sengit, dengan Gresik Phonska Plus kini berdiri sebagai tim yang paling siap menantang perebutan mahkota Proliga musim ini.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: PBVSI

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X