SportlinkNews - Jakarta Garuda Jaya menjaga peluang merebut peringkat ketiga Proliga 2026 setelah menaklukkan Surabaya Samator dengan skor tipis 3-2 dalam leg kedua Grand Final di GOR Amongrogo, Rabu 22 April 2026.
Kemenangan dramatis dengan skor 25-23, 22-25, 19-25, 25-22, dan 15-13 membuat agregat menjadi imbang 1-1. Hasil ini memaksa penentuan juara ketiga harus dilanjutkan ke leg ketiga yang akan menjadi laga penentu.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Garuda Jaya yang diperkuat Dawuda, Fauzan Nibras, dan Movsar Bataev tampil agresif, sementara Samator mengandalkan Jordan Michael dan Lyvan Taboada untuk menjaga ritme permainan.
Baca Juga: Prancis Resmi Tuan Rumah Piala Dunia Basket 2031, Jepang Gelar Edisi Putri 2030
Set pertama berlangsung sengit hingga skor 23-23, sebelum blok krusial dari Garuda Jaya memastikan kemenangan 25-23.
Samator membalas di set kedua melalui performa solid Tedy Oka dan menutup set 25-22, lalu melanjutkan dominasi di set ketiga dengan kemenangan 25-19 untuk berbalik unggul 2-1.
Dalam posisi tertekan, Garuda Jaya menunjukkan mental kuat. Mereka bangkit di set keempat dan menang 25-22, memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.
Baca Juga: Wembanyama Keluar Lebih Awal, Spurs Takluk dan Kedudukan Kembali Imbang 1-1
Pada set kelima, kedua tim kembali terlibat duel ketat hingga 10-10. Garuda Jaya akhirnya mampu menjaga fokus di poin-poin krusial dan mengunci kemenangan 15-13.
Pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto, menilai timnya tampil lebih baik dibanding leg pertama. "Anak-anak bermain lebih terbuka dibanding pertandingan pertama," ungkapnya.
Fauzan Nibras juga mengungkapkan kegembiraannya atas kemenangan tersebut. Ia menilai timnya bermain lebih tenang sehingga mampu mengatasi tekanan di momen penting.
Baca Juga: Tanpa Wembanyama, Spurs Tumbang, Henderson Bawa Blazers Bangkit
Di kubu lawan, manajer Samator, Hadi Sampurno, mengakui timnya kurang tenang meski sempat unggul. "Set pertama kita sudah unggul, tapi anak-anak kurang tenang," katanya.
Hal senada disampaikan Jordan Michael yang menilai Garuda Jaya tampil lebih stabil. "Mereka lebih tenang, sementara kami seperti tertekan," ujarnya.
Dengan hasil ini, persaingan perebutan posisi ketiga Proliga 2026 dipastikan akan ditentukan dalam laga terakhir pada Kamis ini, 23 April 2026.
Artikel Terkait
Gresik Phonska Plus Selangkah ke Grand Final Proliga 2026, Tinggal Butuh Satu Kemenangan
Final Four Proliga 2026 Memanas, Tiket Grand Final Diperebutkan di Semarang
Redam Electric PLN, Phonska Plus Kunci Tiket Grand Final Proliga 2026
Sapu Bersih Final Four, JPE Kirim Sinyal Kuat Jelang Grand Final Proliga 2026
Samator Libas Garuda Jaya 3-0, Selangkah Lagi Rebut Peringkat Ketiga Proliga 2026