Tim yang Mengalahkan Megawati, Kode Curang dalam Bola Voli Profesional Wanita, Tidak Lain Adalah …

Suryansyah, Sportlink News
- Senin, 4 Mei 2026 | 10:09 WIB
Megawati berharap untuk bermain di tim yang sama dengan setter Yeom Hye-seon, yang sebelumnya menjadi pasangannya. (naver)
Megawati berharap untuk bermain di tim yang sama dengan setter Yeom Hye-seon, yang sebelumnya menjadi pasangannya. (naver)

SportlinkNews - Persaingan antarklub profesional untuk merekrut pemain kuota Asia Liga Bola Voli Korea semakin memanas. Performa sangat menonjol di liga putri, di mana kontribusi mereka merupakan faktor penting dalam performa tim.

Hal ini sebagian besar disebabkan oleh perubahan metode seleksi dari sistem draft menjadi kompetisi terbuka. Untuk mengamankan pemain yang telah beradaptasi dengan lapangan Korea, klub tidak hanya menawarkan persyaratan yang menarik tetapi juga memobilisasi koneksi dan jaringan pribadi.

Sistem kuota Asia diperkenalkan karena kebutuhan akan kekurangan pemain domestik. Karena jumlah pemain yang sedikit, gaji pemain bebas (free agent/FA) domestik meroket.

Baca Juga: Drama Lima Gol, Manchester United Hantam Liverpool

Akibatnya, pemain yang disebut "flop"— pemain yang gagal memenuhi ekspektasi gaji mereka—sering muncul di Liga Bola Voli Korea.

Pemain kuota Asia Liga Bola Voli Korea yang direkrut dengan baik bahkan telah menunjukkan performa yang setara dengan pemain asing dengan gaji kurang dari 200 juta won (berdasarkan gaji tahun pertama sebesar $100.000 pada tahun 2023 hingga $150.000 pada tahun 2026).

IBK Industrial Bank of Korea (IBK) adalah klub yang dengan cepat memasuki persaingan untuk merekrut pemain kuota Asia. Setelah nyaris gagal lolos ke babak playoff musim lalu, IBK merekrut Miwako Osanai, mantan pemain luar tim nasional Jepang, pada tanggal 15 April.

Baca Juga: Inter 2-0 Parma: Juara Italia Dinobatkan dengan Kemenangan!

Osanai adalah penyerang kelas atas yang menduduki peringkat ke-8 secara keseluruhan dalam poin serangan di Liga SV Jepang (peringkat 1 di antara pemain Jepang). Dia unggul tidak hanya dalam serangan tetapi juga dalam pertahanan, termasuk menerima bola.

Pada tanggal 17 April, Heungkuk Life Insurance mengontrak Justis, pemain Jepang yang bermain untuk Hyundai E&C musim lalu.

Justis terpilih masuk dalam Best 7 karena performanya yang serba bisa musim lalu, menempati peringkat ke-8 dalam perolehan poin, ke-1 dalam servis, ke-2 dalam pertahanan, dan ke-2 dalam penerimaan bola.

Justis sebelumnya bermain bersama pelatih kepala Heungkuk Life Insurance, Tomoko Yoshihara, selama empat musim di Osaka Marvelous di Liga SV Jepang.

Baca Juga: Megawati Kembali ke Korea, Bukan ke Red Sparks tapi Tim Lawan

Konon, hubungan masa lalu inilah yang memengaruhi penandatanganan kontrak tersebut. Korea Expressway Corporation berupaya keras untuk mempertahankan Tanacha, pemain luar tim nasional Thailand yang memainkan peran kunci dalam keberhasilan timnya meraih juara pertama di musim reguler tahun lalu .

Halaman:

Editor: Suryansyah

Sumber: Naver

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X