Bhayangkara Juara AVC Men’s Champions League 2026, Gelar Perdana Asia Bagi Indonesia

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Minggu, 17 Mei 2026 | 22:52 WIB
Smes keras pemain Bhayangkara Presisi mampu menembus blocking lawan di final AVC Men’s Champions League 2026, di Pontianak. Bhayangkara juara usai menang 3-1 atas Foolad Sirjan Iranian. (AVC)
Smes keras pemain Bhayangkara Presisi mampu menembus blocking lawan di final AVC Men’s Champions League 2026, di Pontianak. Bhayangkara juara usai menang 3-1 atas Foolad Sirjan Iranian. (AVC)

SportlinkNews - Jakarta Bhayangkara Presisi menorehkan tinta emas dalam sejarah voli Indonesia. Untuk pertama kalinya, klub Indonesia berhasil berdiri di puncak Asia setelah Bhayangkara menjuarai AVC Men’s Champions League 2026.

Prestasi bersejarah itu dipastikan usai Bhayangkara menaklukkan wakil Iran, Foolad Sirjan Iranian, dengan skor 3-1 (25-20, 24-26, 25-23, 25-23) pada partai final yang berlangsung di Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu, 17 Mei 2026.

Kemenangan tersebut bukan sekadar menghadirkan trofi juara Asia, tetapi juga memastikan Bhayangkara menjadi klub Indonesia pertama yang lolos ke Piala Dunia Voli Putra 2026.

Baca Juga: Spurs Tak Lagi Sekadar Proyek Masa Depan, Kini Penantang Gelar NBA

Di hadapan publik sendiri, Bhayangkara tampil dengan kombinasi kekuatan fisik, pengalaman, dan mentalitas yang matang.

Trio bintang dunia mereka, Noumory Keita, Robertlandy Simon, dan Rok Mozic menjadi pusat permainan yang terus menekan pertahanan Foolad sejak awal laga.

Tim asuhan Reidel Alfonso Gonzalez Toiran langsung mengambil kendali permainan di set pembuka. Serangan cepat dan blok disiplin membuat Bhayangkara mampu menjaga jarak poin dan menutup set pertama dengan kemenangan 25-20.

Baca Juga: Penuh Drama di GP Catalunya: Fabio Di Giannnatonio Naik Podium, Alex Marquez dan Johann Zarco Dievakuasi ke Rumah Sakit

Namun, Foolad tidak menyerah begitu saja. Wakil Iran itu meningkatkan intensitas permainan pada set kedua dan membuat duel berlangsung jauh lebih keras. Kedua tim terus saling mengejar angka hingga memasuki deuce.

Pada momen kritis, Bhayangkara gagal menjaga momentum setelah Foolad merebut dua poin penting beruntun untuk mengamankan set kedua 26-24 sekaligus menyamakan kedudukan.

Tekanan mulai terasa di set ketiga. Pertandingan berubah menjadi duel sarat tensi dengan reli panjang dan pergantian keunggulan yang terus terjadi.

Baca Juga: Gim 7 Semifinal Wilayah Timur: Kepercayaan Tinggi Pistons Jadi Tantangan Cavaliers

Saat skor sama kuat 23-23, Bhayangkara menunjukkan ketenangan yang membedakan mereka malam itu.

Dua poin beruntun sukses diamankan untuk merebut set ketiga 25-23 dan membawa Bhayangkara kembali memimpin.

Drama terbesar hadir pada set keempat. Foolad sempat mengambil alih momentum dan berbalik memimpin dalam fase-fase akhir set. Bhayangkara bahkan tertinggal saat laga memasuki poin-poin kritis.

Baca Juga: Hasil Super League: Persib Tundukkan PSM Makassar, Gol Julio Cesar Selamatkan Maung Bandung

Tetapi, di tengah tekanan besar, mental juara Bhayangkara berbicara.

Farhan Halim dan rekan-rekannya mampu menjaga fokus untuk terus menempel perolehan angka hingga kedudukan kembali imbang 22-22.

Setelah itu, Bhayangkara memanfaatkan kesalahan lawan untuk membalikkan keadaan sebelum akhirnya memastikan kemenangan lewat service ace mematikan dari Keita yang mengakhiri pertandingan sekaligus mengunci gelar juara Asia.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Sumber: Avcssport

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X