AVC Cup 2026: Timnas Voli Putri Indonesia Takluk dari Kazakstan 0-3

Gbonk Anaqy Setyawan, Sportlink News
- Minggu, 7 Juni 2026 | 23:34 WIB
Timnas Voli Indonesia saat berhadapan dengan Kazakstan di gim kedua Grup B AVC Cup 2028. Indonesia terlena lama.
Timnas Voli Indonesia saat berhadapan dengan Kazakstan di gim kedua Grup B AVC Cup 2028. Indonesia terlena lama.

SportlinkNews - Timnas voli putri Indonesia harus mengakui ketangguhan Kazakstan pada laga kedua Grup B AVC Cup 2026 setelah takluk dalam pertandingan tiga set langsung di Candon City, Filipina, Minggu 7 Juni 2026.

Skuad Merah Putih menyerah dengan skor identik 0-3 (19-25, 19-25, 19-25).

Sejak awal laga, Indonesia yang diperkuat Medi Yoku dan rekan-rekan sebenarnya mampu menjaga tempo permainan dan sempat memberikan perlawanan ketat.

Baca Juga: BWF Puji Indonesia Open 2026, Dinilai Melebihi Ekspektasi

Namun, memasuki fase akhir setiap set, Kazakstan tampil lebih rapi dan efektif dalam memaksimalkan peluang untuk mengunci poin-poin penting.

Indonesia beberapa kali mencoba menjaga jarak agar tetap dalam persaingan. Sayangnya, ketika intensitas permainan lawan meningkat, konsistensi permainan Merah Putih ikut menurun dan membuat momentum berbalik ke tangan Kazakstan.

Manajer timnas voli putri Indonesia, Luci Taroreh, menilai masalah utama timnya terletak pada kestabilan permainan di momen krusial.

Baca Juga: An Se Young Juara Indonesia Open 2026, Raih Gelar Super 1000 ke-9

Ia menyebut Indonesia sebenarnya tidak kalah jauh dalam permainan, namun gagal menjaga fokus hingga akhir set.

"Skor 25-19 di tiga set menunjukkan kita sebenarnya bisa bersaing, tapi gagal menjaga stabilitas di poin-poin penting. Kazakhstan lebih efektif dalam mengonversi peluang," ujar Luci.

Luci juga menyoroti sejumlah aspek teknis yang masih perlu diperbaiki, terutama receive, blok, serta penyelesaian serangan yang belum konsisten. Servis yang kurang agresif turut membuat lawan lebih leluasa mengembangkan permainan.

Baca Juga: Diwarnai Red Flag, Kimi Antonelli Menangkan Duel Lawan Lewis Hamilton di GP Monaco

"Receive tidak stabil, servis juga belum agresif sehingga lawan mudah menyerang. Selain itu, error kita juga cukup banyak," tambahnya.

Kekalahan ini menghentikan momentum positif Indonesia yang sebelumnya sukses membuka turnamen dengan kemenangan 3-1 atas Iran. Meski demikian, peluang untuk melangkah lebih jauh masih terbuka.

Editor: Gbonk Anaqy Setyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X