SportlinkNews - Tim voli putri Indonesia mengawali perjuangannya di AVC Cup-Women 2026 dengan hasil manis.
Menghadapi Iran pada laga perdana Grup B di Candon City Arena, Ilocos Sur, Filipina, Sabtu, 6 Juni 2026, skuad Merah Putih meraih kemenangan 3-1.
Chelsa Berliana dan kawan-kawan harus bekerja keras sebelum memastikan kemenangan 25-15, 21-25, 25-21, 25-22.
Baca Juga: Terpilih sebagai Pemain Terbaik Super League, Rayco Rodriguez: Saya Pemain yang Ambisius
Tim Merah Putih tampil dominan pada set pembuka. Permainan agresif sejak awal membuat Indonesia mampu mengendalikan jalannya pertandingan dan meninggalkan Iran cukup jauh hingga menutup set pertama dengan skor telak 25-15.
Namun, Iran tidak tinggal diam. Tim asal Timur Tengah itu bangkit pada set kedua dengan permainan yang lebih efektif dan disiplin. Indonesia kesulitan mengembangkan permainan sehingga harus menyerahkan set tersebut dengan skor 21-25.
Kehilangan set kedua tidak membuat Indonesia kehilangan kepercayaan diri.
Baca Juga: Tatap Piala Dunia 2026, Graham Arnold Minta Timnas Irak Tampil Tanpa Rasa Takut
Sebaliknya, skuad Merah Putih mampu menunjukkan respons positif pada set ketiga. Variasi serangan yang lebih beragam membuat pertahanan Iran kesulitan membaca arah permainan Indonesia.
Hasilnya, Indonesia kembali unggul setelah mengamankan set ketiga dengan skor 25-21.
Pertarungan sengit kembali terjadi pada set keempat. Iran terus memberikan tekanan dan beberapa kali memangkas selisih angka.
Baca Juga: Jordan Pickford Siap Maju Jadi Eksekutor Penalti Inggris
Namun, Indonesia mampu tampil lebih tenang pada poin-poin krusial hingga menutup set dengan kemenangan 25-22 sekaligus memastikan kemenangan pertandingan 3-1.
Manajer tim Indonesia, Luciana Taroreh, menilai kemenangan tersebut tidak lepas dari sejumlah faktor penting yang berhasil dijalankan para pemain sepanjang pertandingan.
Menurutnya, servis agresif dan konsisten menjadi salah satu kunci keberhasilan Indonesia menekan permainan Iran.
Baca Juga: Khaldoon Al Mubarak Tegaskan Sheikh Mansour Tidak Berniat Menjual Manchester City
Selain itu, variasi serangan yang diperagakan tim membuat lawan kesulitan mengantisipasi serangan Merah Putih karena tidak bergantung pada satu spiker saja.
Indonesia juga dinilai mampu meminimalkan kesalahan sendiri, terutama pada momen-momen penting saat pertandingan.
"Selain itu, mental bertanding dan kemampuan menguasai momentum pertandingan juga sangat membantu tim. Pertahanan kami cukup baik dan penyelesaian poin-poin krusial berjalan lebih efektif," ujar Luciana.
Ia menambahkan, kemampuan tim untuk bangkit setelah kehilangan set kedua menjadi bukti kematangan permainan para pemain Indonesia.
Baca Juga: Tinggalkan Liverpool Andy Robertson Langsung Berlabuh di Tottenham Hotspur untuk Musim 2026/27
Kemenangan tersebut menjadi modal berharga bagi Indonesia dalam persaingan Grup B sekaligus menambah kepercayaan diri menghadapi pertandingan berikutnya.
Di laga lain Grup B, Vietnam menunjukkan kekuatannya dengan mengalahkan Lebanon tiga set langsung 25-3, 25-15, dan 25-14.
Sementara Kazakhstan menundukkan Hong Kong China 3-1 setelah bangkit dari kekalahan pada set pertama.
Baca Juga: Resmi: Liga Primer Musim 2026/27 Dimulai, Laga Perdana Digelar 22 Agustus 2026
Adapun di Grup A, tuan rumah Filipina meraih kemenangan meyakinkan atas Uzbekistan dengan skor 25-16, 25-12, dan 25-14.
Hasil positif atas Iran menjaga peluang Indonesia untuk bersaing di papan atas Grup B dan menjadi bekal penting dalam upaya melangkah lebih jauh pada AVC Cup-Women 2026.
Artikel Terkait
Marcos Sugiyama Lakukan Perombakan Besar di Timnas Voli Putri Jelang SEA Games 2025
Timnas Voli Putri Bidik Kebangkitan, Megawati Jadi Ancaman di SEA Games 2025
Empat Set Penuh Tensi, Timnas Voli Putri Indonesia Sabet Perunggu SEA Games 2025
SEA Games 2025: Gagal Meraih Medali Emas Tim Voli Putri Vietnam Tetap Diguyur Bonus Besar
Megawati Mundur, Timnas Voli Putri Indonesia Rombak Kekuatan