voli

Pulih dari Kekalahan, Indonesia Kandaskan Kanada di Kejuaraan Dunia Voli U21 FIVB 2025

Jumat, 8 Agustus 2025 | 23:54 WIB
Timnas voli putri U-21 Indonesia di Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 FIVB 2025, di Surabaya. (PBVSI)

SportlinkNews - Timnas voli putri U21 Indonesia bangkit usai kekalahan di laga perdana Kejuaraan Dunia Voli Putri U21 FIVB 2025.

Bermain di hadapan publik sendiri di Jawa Pos Arena, Surabaya, Jumat, 8 Agustus 2025, Afra Hasna Nurhaliza dan kawan-kawan di laga kedua ini sukses menumbangkan Kanada 3-1 (28-26, 25-18, 18-25, 25-21).

Kemenangan ini menjadi pelipur lara setelah tumbang dari Vietnam pada laga pertama sehari sebelumnya. Saat itu, skuad Merah Putih menyerah 0-3 (15-25, 16-25, 18-25) akibat tekanan mental dan belum stabilnya kondisi fisik.

Baca Juga: Benjamin Sesko ke Man United, Rasmus Hojlund Kini Jadi Incaran AC Milan

Pelatih kepala Indonesia, Marcos Sugiyama, mengakui bahwa faktor mental menjadi perhatian utama setelah kekalahan dari Vietnam.

"Hari ini, para peamin bermain dengan mentalitas yang jauh lebih baik dan mampu menjalankan instruksi dengan baik," ujarnya.

Sugiyama juga mengapresiasi keseimbangan permainan yang ditunjukkan para pemainnya. Karena siapapun yang diturunkan di laga ini, menurutnya mampu mengangkat permainan. 

Baca Juga: Tujuh Negara Ramaikan Kasundan International Silat Camp, Wamenpora: Pencak Silat Harus Bisa Berdampak Ekonomi

"Hal itu membuat kami mudah dalam mengatur rotasi," tambah pelatih asal Jepang itu senang, usai pertandingan.

Indonesia selanjutnya akan menghadapi Puerto Riko pada Sabtu malam, 9 Agustus 2025, pukul 19.00 WIB. Puerto Riko sendiri masih tanpa kemenangan setelah kalah 0-3 dari Argentina dan Serbia.

Hal itu membuat duel melawan Indonesia menjadi laga krusial bagi mereka. "Jika ingin menang, kami harus memberikan 200 persen. Kekalahan ketiga bisa memupus peluang kami," ujar pelatih Puerto Riko, Rivera Guinand Jose Ricardo.

Baca Juga: ASEAN Women’s Championship: Timnas Putri Waspadai Vietnam Usai Kekalahan Perdana

Sementara itu, kejutan terjadi di Pool A setelah Vietnam berhasil menaklukkan Serbia 3-1 (21-25, 25-23, 25-22, 25-23), menjadikannya salah satu tim tak terkalahkan bersama Argentina.

Hasil pertandingan di hari kedua menunjukkan dominasi sejumlah tim kuat seperti Amerika Serikat, Jepang, Tiongkok, Brasil, dan Italia yang kembali meraih kemenangan meyakinkan atas lawan-lawannya.

Kemenangan atas Kanada menjaga harapan Indonesia untuk lolos ke babak 16 besar. Dengan sisa laga melawan Puerto Riko, Serbia, dan Argentina, Sugiyama berharap anak asuhnya bisa tampil tanpa beban dan menunjukkan semangat juang maksimal.

"Menjadi tuan rumah bukan tekanan, melainkan motivasi. Status underdog harus jadi pelecut untuk tampil lepas," tegas Sugiyama.



Tags

Terkini