voli

Petrokimia Bangkit dan Menang! TNI AU Electric Takluk di Empat Set Final Four Livoli Divisi Utama 2025

Sabtu, 11 Oktober 2025 | 22:50 WIB
Pemain Petrokimia Gresik mencoba melayangkan smes keras ke arah pemain TNI AU di final four Livoli Divisi Utama 2025, di Magetan, 11 Oktober 2025. (PBVSI)

SportlinkNews - Perjuangan keras TNI AU Electric akhirnya harus kandas di tangan juara bertahan putri, Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia, dalam laga Final Four Livoli Divisi Utama 2025 di GOR Ki Mageti, Magetan, Sabtu, 11 Oktober 2025.

Petrokimia menang dengan skor 3-1 (22-25, 25-23, 25-17, 25-18) dan memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen sementara.

Pada laga ini, Petrokimia sempat dikejutkan di set pertama. TNI AU Electric tampil berani sejak awal, memanfaatkan celah di receive dan koordinasi blok lawan. 

Baca Juga: Alex Pereira Siap Lawan Jon Jones, Charles Oliveira Beri Dukungan Penuh

Serangan dari sisi sayap mereka berjalan efektif hingga menutup set pembuka dengan skor 25-22. Itu menjadi set pertama yang berhasil direbut lawan dari Petrokimia sejak babak penyisihan di Bojonegoro.

Namun pengalaman berbicara di set kedua. Petrokimia segera beradaptasi, memperbaiki komunikasi dan tempo permainan.

Kecepatan transisi mereka meningkat, dan serangan balik tajam dari para spiker utama mengubah arah pertandingan. 

Baca Juga: EPA Super League 2025/26 Bergulir, I.League Fokus Lahirkan Generasi Emas Baru

Set ini pun berhasil diamankan dengan skor ketat 25-23, membuat kedudukan imbang 1-1.

Kebangkitan Petrokimia berlanjut di set ketiga. Pelatih Ayub Hidayat melakukan perubahan strategi dengan memaksimalkan variasi serangan open spike. 

Hasilnya, pertahanan TNI AU Electric mulai kewalahan menghadapi rentetan serangan cepat dan blok solid dari Petrokimia. Tim asal Gresik itu mendominasi penuh dan menutup set ketiga 25-17.

Baca Juga: UFC Dapat Petarung Baru Asal Dagestan, Khabib dan Makhachev Beri Dukungan

Pada set keempat, TNI AU Electric sempat mencoba bangkit dan memaksa laga berlanjut ke rubber set. Namun konsistensi dan efisiensi permainan Petrokimia membuat upaya itu kandas.

Tim besutan Ayub Hidayat tampil disiplin menjaga tempo hingga akhirnya menutup pertandingan dengan skor 25-18.

Usai laga, pelatih Petrokimia, Ayub Hidayat, mengapresiasi mental dan daya juang anak asuhnya.

Baca Juga: Drama di Poin 44, Garuda Muda Gagal Pertahankan Gelar Piala Suhandinata 2025

"Alhamdulillah, hasil maksimal kembali diraih. Kuncinya ada di fokus dan konsistensi. Kami sempat lengah di awal, tapi para pemain cepat beradaptasi dan bisa kembali ke permainan terbaik," ujar Ayub.

Ia menegaskan, timnya tetap harus waspada mengingat semua lawan di babak Final Four merupakan tim-tim kuat.

"Kami tidak boleh puas terlalu cepat. Masih ada beberapa laga penting dan semua tim punya potensi besar," tambah Ayub.

Baca Juga: Alex Rins Bangkit di Mandalika Siap Lanjutkan Tren Positif di GP Australia

Sementara pelatih TNI AU Electric, Alim Suseno, mengakui Petrokimia bermain lebih solid dan efektif di momen-momen krusial.

Ia mengakui bila skuatnya banyak kehilangan momentum karena terlalu banyak error sendiri, terutama di poin-poin akhir.

"Tapi saya tetap bangga karena para pemain berjuang sampai akhir," ucapnya sembari berharap kekalahan ini menjadi bahan evaluasi penting untuk laga berikutnya.

"Final Four ini ajang pembelajaran berharga. Kami akan perbaiki kekurangan dan tetap berjuang keras di pertandingan selanjutnya," tutup Alim.

Tags

Terkini