Tekanan berpindah ke pundak pemain JPE saat Livin' Mandiri berhasil menjauh di angka 18-16.
Strategi time out yang diambil Bullent Karsioglu saat posisi tertinggal 17-20 tidak mampu membendung momentum lawan. Yolla Yuliana dkk yang sudah tampil on-fire terus melaju hingga mencapai set point 24-21.
Baca Juga: Analisis, Akankah Performa Arsenal di Akhir Musim Kembali Menghantui?
Smash penutup memastikan kemenangan Livin Mandiri di set keempat dengan skor 25-20, sekaligus mengakhiri pertandingan dengan kemenangan total 3-1.
Kekalahan ini menjadi sinyal waspada bagi JPE dalam persaingan menuju final four. Sementara bagi Livin' Mandiri, hasil ini membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim-tim raksasa jika mampu menjaga ritme permainan.
Usai laga, pelatih JPE, Bullent Karsioglu mengatakan, mungkin karena sudah di rangking pertama anak-anak bermain over confidence, "Kekalahan hari ini harus kita lupakan, dan kami tetap menatap pertandingan selanjutnya," kata Bullent.
Baca Juga: Eleonora Incardona Menggoda Penggemar Tanpa Bra
Sementara itu manajer tim JPE Widi Triyoso mengakui bahwa timnya hari ini bermain dibawah performa terbaiknya, "Mungkin kami akan evaluasi tentang kekalahan hari ini. Tapi kami tetap optimis di pertandingan-pertandingan berikutnya," tukas Widi.
Asisten pelatih Livin Mandiri Wilda Siti Nurfadila mengaku bersyukur atas kemenangan timnyaa hari ini. Ia mengaku bahwa jajaran pelatih menginstruksikan agar para pemain bermain lepas tanpa beban.
"Dan hasilnya bisa kita lihat sendiri. Catatannya, saat kita unggul, justru anak-anak lengah dan tertekan. Itu yang jadi evaluasi kita di laga berikutnya," tambahnya.