SportlinkNews - Peluang Bandung bjb Tandamata untuk melangkah ke final four Proliga 2026 kian menipis setelah takluk dari Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (Phonska Plus) pada lanjutan seri III putaran kedua.
Bertanding di GOR Utama Bojonegoro, Minggu malam, 15 Februari 2026, bjb harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-3 (20-25, 24-26, 16-25).
Hasil tersebut membuat posisi bjb semakin tertekan dalam perebutan tiket empat besar.
Baca Juga: Barcelona Luncurkan Aftermatch Collection untuk Pribadi yang Dinamis dan Penuh Semangat
Pada dua pertandingan tersisa, mereka wajib meraih kemenangan saat menghadapi Jakarta Popsivo Polwan pada 19 Februari dan Jakarta Livin' Mandiri di 22 Februari nanti pada seri IV di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor.
Namun, dua kemenangan saja belum cukup. Bandung bjb juga harus berharap hasil laga para pesaing, termasuk Popsivo, Livin’ Mandiri, dan Jakarta Electric PLN, yang tentu tidak menguntungkan mereka.
Pertandingan ini berlangsung dalam tempo tinggi sejak awal. Bandung bjb Tandamata menurunkan komposisi terbaik dengan mengandalkan Anastasia Guerra dan Giulia Angelina, yang didukung Calista Maya serta Shintia Alivia.
Baca Juga: Tidak Kalah dengan El Clasico, Rivalitas Barcelona vs Atletico Madrid Terus Membara Sejak 1929
Di sisi lain, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (Phonska Plus) mengandalkan duet Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko sebagai motor serangan.
Set pertama berjalan ketat hingga skor 10-10 sebelum Phonska mulai menciptakan jarak.
Meski pelatih Risco Herlambang sempat mengambil time out untuk menghentikan momentum lawan, servis ace Oleksandra memastikan set pembuka menjadi milik Phonska dengan skor 25-20.
Baca Juga: Liverpool Sapu Bersih Brighton di Laga FA Cup, Aksi Dominik Szoboszlai Tuai Pujian
Memasuki set kedua, bjb berusaha bangkit dan sempat unggul 5-2. Namun respons cepat pelatih Alessandro Lodi membuat Phonska kembali menemukan ritme permainan.
Pertarungan sengit berlanjut hingga deuce 24-24, setelah bjb lebih dulu meraih set point. Sayangnya, ketenangan Phonska pada poin-poin krusial membuat mereka mengamankan set kedua dengan skor 26-24.
Kehilangan dua set awal tampaknya memengaruhi mental para pemain bjb. Pada set ketiga, Phonska tampil dominan lewat blok yang solid dan serangan yang efektif.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Jelas dalam Selebrasinya saat Cetak Gol di Laga Pertama Al-Nassr
Mereka terus memperlebar keunggulan sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 25-16.
Usai pertandingan, Risco Herlambang mengakui timnya kalah dalam hal efektivitas permainan, terutama dari kontribusi pemain asing, serta masih banyak melakukan kesalahan sendiri.
"Kalau set kedua bisa kami ambil, mungkin ceritanya akan berbeda," ujarnya.
Baca Juga: Inter 3-2 Juventus: Malam Impian Sejak Kecil Esposito dan Zielinski
Meski demikian, Risco tetap optimistis menghadapi dua laga tersisa di Sentul, seraya berharap hasil pertandingan tim lain dapat menguntungkan posisi timnya.
Di kubu Phonska, Alessandro Lodi memuji profesionalisme para pemainnya yang mampu tampil maksimal meski dalam kondisi cuaca panas.
Ia juga bersyukur Oleksandra Bytsenko sudah kembali bermain setelah sempat menjalani perawatan hampir sepuluh hari di rumah sakit.
Baca Juga: Real Madrid Lengserkan Barcelona, Vinicius Junior Bersinar Saat Mbappe Absen
"Semoga performa para pemain terus meningkat hingga babak final four," ucapnya.